Museum Nasional yang berlokasi di Jakarta adalah salah satu tempat terbaik untuk menggali sejarah dan budaya Indonesia. Di museum ini, pengunjung bisa menikmati berbagai pameran yang tidak hanya menarik tetapi juga mendidik. Dari pameran yang menampilkan karya seni hingga sejarah prasejarah, Museum Nasional menawarkan pengalaman yang memperkaya pengetahuan.
Jika tertarik untuk berkunjung, Anda bisa membeli tiket Museum Nasional dengan mudah melalui Traveloka yang menawarkan banyak promo menarik dengan harga terjangkau. Berikut ini adalah enam pameran yang bisa Anda nikmati saat berkunjung ke Museum Nasional.
1. Pameran Sunting
Pameran Sunting di Museum Nasional bertujuan untuk menghormati perempuan Indonesia yang memiliki peran besar dalam sejarah bangsa. Sunting merupakan aksesori tradisional yang dipilih sebagai simbol kekuatan dan ketangguhan perempuan dalam perjuangan mereka. Pameran ini menampilkan sejarah literasi perempuan melalui karya seperti Soenting Melajoe yang menunjukkan bagaimana perempuan mampu mengubah norma sosial di masyarakat.
Pengunjung diajak untuk merenungkan perjuangan kesetaraan gender dan dampaknya terhadap kehidupan sosial dan budaya. Melalui pameran ini, pengunjung dapat lebih memahami perjalanan panjang perempuan Indonesia dalam merebut hak-haknya di berbagai bidang kehidupan.
2. Pameran Negeri Elok
Pameran Negeri Elok adalah sebuah pameran fotografi yang merayakan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Pameran ini menghadirkan potret-potret keindahan Indonesia yang dibagi dalam delapan tema saling bersambung, seperti lanskap, kuliner, fauna, arsitektur, budaya, dan karya film.
Foto-foto yang ditampilkan bukan hanya menceritakan keindahan alam, tetapi juga mengungkap wajah-wajah yang pernah bersinar, lanskap yang menyimpan cerita waktu, dan aroma dapur yang tak terlupakan. Pameran ini mengajak pengunjung untuk melihat Indonesia melalui lensa fotografi yang membangkitkan memori dan emosi.
3. Pameran Arca
Pameran Arca di Museum Nasional menyimpan berbagai macam arca Nusantara yang berasal dari abad ke-8 hingga ke-15 Masehi. Koleksi ini mencakup berbagai artefak batu, perunggu, dan material lainnya yang menunjukkan perkembangan seni dan budaya di Indonesia sejak zaman kuno.
Pengunjung dapat melihat karya seni yang menggambarkan dewa-dewi, tokoh mitologi, hingga simbol-simbol penting dalam kehidupan masyarakat pada masa itu. Pameran ini terbagi dalam beberapa area, seperti Ruang Rotunda, Selasar Utara, Selasar Selatan, hingga Taman Nandi. Menyaksikan pameran ini memberikan wawasan tentang sejarah seni dan agama yang berkembang di Nusantara pada masa lampau.
4. Pameran 130 Tahun Setelah Pithecanthropus Erectus
Pameran “130 Tahun Setelah Pithecanthropus erectus” mengajak pengunjung untuk menelusuri perjalanan sejarah manusia purba sejak penemuan fosil pertama kali oleh Eugene Dubois pada tahun 1890. Pameran ini menampilkan fosil asli Pithecanthropus erectus, salah satu bukti penting dalam evolusi manusia yang ditemukan di Trinil, Jawa Timur.
Di dalam pameran ini, pengunjung bisa melihat berbagai artefak serta informasi tentang kehidupan manusia purba yang telah mengubah pemahaman kita tentang asal usul manusia. Pameran ini menggali refleksi dalam aspek sejarah, ilmu pengetahuan, dan budaya setelah lebih dari 130 tahun penemuan fosil tersebut.
5. Pameran Misykat
Pameran Misykat mengangkat sejarah perkembangan Islam di Indonesia melalui pendekatan multisuara. Pameran ini memperlihatkan bagaimana Islam mulai masuk ke Nusantara dan bagaimana peradaban Islam turut membentuk wajah keislaman dan keindonesiaan kita. Melalui koleksi temuan Situs Bongal, pengunjung dapat menyaksikan bagaimana narasi sejarah Islam awal berubah secara dinamis, mencerminkan perkembangan pemahaman agama di tanah air.
Pameran ini juga menggali kedekatan Indonesia dengan masa kenabian Muhammad SAW yang terjadi pada abad yang sama dengan lahirnya Islam di Jazirah Arab. Pameran Misykat memberikan perspektif baru tentang bagaimana Islam memengaruhi kehidupan sosial, politik, dan budaya Indonesia.
6. Pameran Melawan Tanpa Gentar
Pameran ini menggambarkan perjuangan rakyat Indonesia melawan kolonialisme Belanda dari awal abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Perlawanan yang dimulai secara lokal ini pada akhirnya menjadi gerakan besar yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Pameran Melawan Tanpa Gentar menunjukkan bagaimana rasa tidak puas terhadap penjajahan Belanda mendorong aksi perlawanan di berbagai daerah yang akhirnya menyatukan bangsa Indonesia dalam semangat kemerdekaan.
Pengunjung dapat melihat berbagai artefak, foto, dan dokumen yang mencerminkan betapa kerasnya perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan. Pameran ini menjadi pengingat akan tekad dan semangat juang yang tidak kenal lelah demi mencapai kemerdekaan.
Museum Nasional dapat menjadi pilihan destinasi bagi Anda yang ingin mengeksplorasi ribuan koleksi sejarah dan budaya Nusantara. Agar kunjungan lebih terencana, pembelian tiket masuk kini dapat dilakukan secara praktis melalui platform Traveloka.
Informasi ini menjadi relevan karena Traveloka sedang menyelenggarakan program Ramadan Full Promo yang berlangsung dari 11 Februari hingga 5 Maret. Melalui program ini, Anda dapat memanfaatkan berbagai penawaran untuk mendukung rencana perjalanan maupun persiapan mudik, seperti:
- Tiket Pesawat: Harga mulai dari Rp300 ribu.
- Hotel & Xperience: Penawaran khusus berupa Buy 1 Get 1.
- Tiket Kereta Api & Bus: Potongan harga dalam bentuk diskon hingga 90%.
Yuk unduh aplikasi Traveloka dan dapatkan berbagai kebutuhan perjalanan Anda melalui Traveloka untuk rencana liburan keluarga yang lebih hemat dan nyaman!

17 hours ago
6

































