Daryono Resmi Mundur dari Jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG

16 hours ago 5
Daryono Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG

Menit.co.id – Kabar mengejutkan datang dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono, mengumumkan pengunduran dirinya sekaligus pensiun dini dari lembaga tersebut. Keputusan itu ia sampaikan secara daring kepada media pada Jumat, 13 Februari 2026.

“Dengan ini saya mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, sekaligus mengajukan pensiun dini dari BMKG,” kata Daryono melalui keterangan resmi.

Meski mundur dari jabatan formalnya, Daryono menegaskan bahwa komitmennya terhadap edukasi publik di bidang kegempaan dan kebencanaan tidak akan berhenti.

Selama puluhan tahun berkecimpung di bidang ini, ia telah mendalami teori, analisis data, sejarah gempa, dan tsunami, baik di dalam maupun luar negeri.

“Bagian favorit saya sebagai seorang seismolog adalah menjadi orang yang selalu ditanya teman dan keluarga tentang gempa bumi. Itu benar-benar yang terbaik,” ungkap Daryono.

Profil Daryono

Lahir di Semarang, Jawa Tengah, 21 Februari 1971, Daryono menempuh pendidikan di Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG) dan meraih gelar sarjana Meteorologi dan Geofisika dari Universitas Indonesia pada 2000.

Ia kemudian menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Udayana dengan fokus manajemen lahan kering pada 2002 dan meraih gelar doktor bidang Ilmu Geografi dari Universitas Gadjah Mada pada 2006.

Sejak 2005, Daryono aktif sebagai peneliti geofisika di BMKG. Kariernya mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari staf teknis di Balai MKG Wilayah III Denpasar, Kepala Subbagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan STMKG, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, hingga Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami.

Pada 2022, ia diangkat sebagai Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Selain peran administratif, Daryono juga dikenal aktif menulis artikel ilmiah dengan lebih dari 80 publikasi internasional dan nasional.

Ia memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi kegempaan kepada publik, dengan puluhan ribu pengikut yang rutin mengikuti edukasi dan analisisnya.

Keputusan mundur dari jabatan ini menjadi babak baru dalam karier Daryono, namun semangatnya dalam edukasi kebencanaan diyakini akan terus berlanjut, terutama di negeri yang rawan gempa dan tsunami seperti Indonesia.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |