Drama Menit 95 Blackburn Rovers Kunci Tiga Poin Krusial

20 hours ago 5
Blackburn Rovers vs Preston North End

Menit.co.id – Gol dramatis di detik-detik terakhir menghadirkan malam penuh emosi di Ewood Park saat Blackburn Rovers mengamankan kemenangan penting dalam perjuangan mereka bertahan di Championship.

Sundulan Yuki Ohashi pada masa injury time memastikan tiga poin berharga bagi Blackburn Rovers ketika menundukkan rival sekota Preston North End dalam laga kandang perdana Michael O’Neill sebagai pelatih.

Penyerang asal Jepang itu masuk dari bangku cadangan dan menjadi pembeda tepat di menit ke-95. Memanfaatkan umpan silang mendalam dari Eiran Cashin, Ohashi melompat tinggi dan melepaskan sundulan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Preston, David Cornell. Gol tersebut memecah kebuntuan dalam pertandingan yang sebelumnya tampak akan berakhir tanpa gol.

Kemenangan ini membuat Blackburn Rovers kini unggul enam poin dari zona degradasi jelang rangkaian laga akhir pekan. Tambahan tiga angka tersebut menjadi suntikan moral besar bagi skuad asuhan O’Neill dalam misi bertahan di kasta kedua sepak bola Inggris. Situasi klasemen juga membuat tekanan berpindah ke tim-tim lain di papan bawah, sementara persaingan menuju play-off semakin ketat.

Sejak awal laga, duel derby Lancashire ini sebenarnya tidak menghadirkan intensitas tinggi seperti yang diharapkan. Babak pertama berjalan relatif datar dengan kedua tim bermain hati-hati. Preston sempat mengancam lebih dulu ketika sepak pojok Alfie Devine meluncur melewati kerumunan pemain dan membentur mistar gawang. Tak lama berselang, Devine kembali hampir mencetak gol lewat situasi bola mati yang tipis melebar setelah menyentuh tiang.

Meski demikian, ancaman tersebut tidak diiringi produktivitas tembakan yang konsisten. Secara keseluruhan, Preston hanya mampu mencatatkan tiga percobaan sepanjang pertandingan. Lewis Dobbin sempat memaksa penyelamatan dari kiper Blackburn, Balasz Toth, melalui aksi individu menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan ke tiang dekat.

Memasuki babak kedua, tuan rumah tampil lebih agresif. Matias Jorgensen dan Moussa Baradji memperoleh peluang yang nyaris membuahkan hasil, sementara lini pertahanan mulai bermain lebih berani menekan. Perubahan taktik yang dilakukan O’Neill perlahan memberi dampak, dengan Blackburn Rovers menunjukkan determinasi lebih besar dibanding paruh pertama.

Preston sempat meningkatkan tempo setelah masuknya Thierry Small jelang satu jam pertandingan. Tim asuhan Paul Heckingbottom itu sempat mengontrol permainan dalam beberapa fase, namun kurang tajam di sepertiga akhir. Dominasi penguasaan bola dan situasi bola mati tidak mampu dikonversi menjadi peluang emas yang benar-benar mengancam.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang tanpa gol, momen krusial akhirnya hadir. Berawal dari lemparan ke dalam, bola dialirkan kembali ke sisi kiri sebelum Cashin mengirim umpan silang jauh ke dalam kotak penalti. Ohashi, yang menjadi salah satu pemain dengan postur paling kecil di lapangan, justru lolos dari pengawalan dan menanduk bola ke sudut gawang. Selebrasi pun pecah, termasuk O’Neill yang terpeleset di tepi lapangan karena luapan kegembiraan.

Usai pertandingan, Michael O’Neill mengakui laga berjalan sulit dan tidak spektakuler, namun memuji karakter timnya yang terus berjuang hingga akhir. Ia menilai babak kedua menjadi milik timnya dan menyebut gol Ohashi sebagai hasil dari kerja keras yang tidak kenal lelah.

Di sisi lain, Heckingbottom mengungkapkan kekecewaannya karena merasa timnya layak membawa pulang setidaknya satu poin. Ia menilai Preston mampu mengontrol permainan dalam beberapa periode, namun mengakui kurangnya peluang bersih menjadi faktor utama kegagalan mereka.

Hasil ini membuat posisi Preston yang sempat berada di peringkat enam pada menit ke-94 terancam melorot drastis tergantung hasil pertandingan lain. Sebaliknya, Blackburn Rovers mendapatkan momentum penting dalam fase krusial musim ini, menjaga asa bertahan sekaligus membangun kepercayaan diri di bawah arahan manajer baru mereka.

Dengan kemenangan dramatis ini, Blackburn Rovers tidak hanya mengamankan tiga poin vital, tetapi juga mengirim pesan tegas bahwa perjuangan mereka di Championship belum berakhir.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |