Menit.co.id – Pembalap asal Portugal, Miguel Oliveira, angkat suara terkait keputusan MotoGP untuk menggelar balapan di Sirkuit Jalan Raya Adelaide, Australia mulai musim 2027. Oliveira menilai ide tersebut benar-benar menantang dan sulit dibayangkan.
Keputusan ini sekaligus menandai perpisahan MotoGP dari Sirkuit Phillip Island, trek ikonik yang sudah menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Balap Motor sejak 1989–1990, 1997–2019, dan 2022–2025. Sebagai gantinya, balapan akan kembali ke sirkuit non-permanen di Adelaide, sebuah langkah yang tidak terjadi sejak 1981.
Langkah pemindahan ini dipercepat setelah pemerintah Victoria menolak opsi memindahkan balapan ke Sirkuit Albert Park, sementara keterbatasan fasilitas berstandar tinggi disebut menjadi alasan hengkangnya balapan dari Phillip Island.
Dalam wawancara eksklusif dengan Speedweek, Miguel Oliveira mengaku sulit membayangkan motor prototipe MotoGP melaju lebih dari 300 km/jam di trek jalan raya seperti Adelaide. Meski demikian, ia percaya pihak penyelenggara, Dorna dan FIM, akan mempertimbangkan keselamatan dengan maksimal.
“Sama sekali tidak,” ujar Oliveira saat ditanya tentang aspek keselamatan di lintasan Adelaide. “Perbaikan permukaan sebelum balapan? Tidak ada solusi lain jika Anda ingin balapan. Jika motor MotoGP melaju lebih dari 300 km/jam, Anda tidak bisa melewati garis putih atau bagian cat ulang tanpa risiko.”
Ia menambahkan, “Sungguh gila untuk dipikirkan, tetapi saya yakin Dorna dan FIM sangat menyadarinya. Saya percaya mereka akan melakukan segala upaya agar MotoGP tetap aman.” Oliveira menegaskan, keselamatan pembalap tetap menjadi prioritas utama, meski ia sendiri akan berlaga di World Superbike 2026 bersama BMW.
Meski skeptis soal risiko, Oliveira melihat sisi menarik dari balapan di trek jalan raya dalam kota. Ia menilai perubahan seperti ini kadang sulit diterima, terutama jika menyangkut trek legendaris seperti Phillip Island.
“Warisan motorsport tidak bisa diganti begitu saja. Anda tidak bisa memindahkan sirkuit legendaris seperti Phillip Island. Namun, mendekatkan balapan ke pusat kota bisa menarik audiens baru,” ungkapnya.
Menurut Oliveira, balap motor jauh lebih menantang dibanding balap mobil di trek jalan raya, tapi jika aturan FIM memungkinkan kompromi, balapan di kota, pulau, atau gurun bisa menghadirkan pengalaman baru yang lebih seru.
“Merangkul tipe sirkuit baru selalu menarik. Balapan bisa tetap menantang, sambil memberikan hiburan berbeda bagi penggemar,” pungkas Miguel Oliveira.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

16 hours ago
6

















































