Menit.co.id – Heboh di media sosial menyelimuti industri kuliner Singapura setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan praktik kebersihan yang sangat memprihatinkan di salah satu gerai ternama.
Seorang pekerja di toko roti BreadTalk Singapura resmi diberhentikan dari tugasnya setelah terekam kamera sedang menggunakan sapu untuk membersihkan rak pajangan roti.
Video insiden tersebut beredar luas di berbagai platform dan langsung memicu gelombang kemarahan publik.
Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen toko roti tidak tinggal diam dan langsung menyampaikan permintaan maaf tulus, sembari menegaskan kembali komitmen kuat mereka terhadap standar kebersihan dan higienitas. Otoritas pangan setempat juga dikabarkan sudah melangkah untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
Rekaman insiden yang terjadi pada Senin (9/2/2026) di gerai Eastpoint Mall, Singapura, itu diunggah ke sebuah grup Facebook.
Dalam waktu yang sangat singkat, video tersebut telah ditonton lebih dari 200.000 kali dalam semalam, sebelum akhirnya kolom komentar dipaksa ditutup karena antusiasme yang berlebihan.
Pengunggah video dengan tegas menyebut tindakan tersebut sebagai sesuatu yang “sangat tidak higienis dan menjijikkan”, serta mempertanyakan secara terbuka apakah metode serupa juga diterapkan di gerai lain di seluruh Singapura.
Sejumlah warganet pun turut menyuarakan kekhawatiran serius mengenai keamanan pangan. Banyak di antara mereka menilai praktik tersebut sama sekali tidak pantas dilakukan, bahkan jika diasumsikan sapu yang digunakan dalam kondisi bersih sekalipun.
Pengunggah video juga menyatakan bahwa laporan resmi telah diserahkan kepada Singapore Food Agency (SFA). Lembaga pengawas pangan tersebut kemudian mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menindaklanjuti laporan kasus tersebut.
Dalam pernyataan resminya kepada The Straits Times, juru bicara BreadTalk mengutarakan, “Kami dengan tulus meminta maaf dan menangani masalah ini dengan sangat serius.”
Ia menegaskan kembali, “Tindakan yang terlihat dalam video tersebut sama sekali tidak dapat diterima dan tidak mencerminkan prosedur ketat keamanan serta kebersihan pangan BreadTalk.”
Pihak perusahaan kemudian menjelaskan bahwa individu yang terlibat dalam video tersebut sebenarnya adalah pekerja yang dipekerjakan oleh perusahaan jasa kebersihan eksternal, dan kini jasanya telah dihentikan secara resmi.
Manajemen toko roti BreadTalk Singapura juga menyebutkan bahwa prosedur standar operasi mereka mengharuskan rak pajangan dibersihkan hanya dengan menggunakan kain khusus yang aman untuk makanan serta larutan pembersih yang telah disetujui.
Dalam pernyataan terpisah yang dikutip oleh Mothership, pihak toko roti terkenal tersebut menyatakan telah segera melakukan tindakan korektif berupa pembersihan menyeluruh dan disinfeksi komprehensif di gerai terkait. Selain itu, sebagai langkah preventif, mereka juga membuang seluruh produk yang sedang dipajang saat insiden terjadi.
Didirikan di Singapura pada tahun 2000, BreadTalk telah dikenal luas oleh para penikmat kuliner melalui roti Floss khasnya, selain beragam roti artisan dan pastry lainnya.
Berdasarkan informasi terbaru di situs resminya, perusahaan ini telah berkembang pesat dengan memiliki lebih dari 400 gerai yang tersebar di 15 pasar di seluruh dunia, menjadikan toko roti BreadTalk Singapura sebagai brand global yang terus menjaga reputasinya.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

17 hours ago
6

















































