Aurelien Tchouameni Bersinar, Bawa Real Madrid Raih Kemenangan Tipis Atas Benfica

14 hours ago 6
Aurelien Tchouameni

Menit.co.id – Dalam laga leg pertama playoff 16 Besar Liga Champions yang berlangsung di Estadio da Luz, gelandang bertahan Aurelien Tchouameni tampil sebagai bintang utama.

Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Benfica pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB.

UEFA secara resmi menobatkan Aurelien Tchouameni sebagai Man of the Match, menegaskan peran vitalnya dalam menjaga keseimbangan tim Los Blancos di tengah tekanan lawan yang agresif.

Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Vinicius Junior pada menit ke-50, hasil kerja sama apik dengan Fede Valverde.

Meskipun Vinicius mencatatkan namanya di papan skor, sorotan utama jatuh pada penampilan impresif Aurelien Tchouameni.

UEFA menilai ia mampu membaca permainan dengan cerdas, menutup ruang bagi gelandang serang Benfica, sekaligus menjadi pondasi transisi serangan tim dari bertahan ke menyerang.

Performa disiplin Aurelien Tchouameni terlihat jelas sepanjang pertandingan. Ia tidak hanya memotong aliran serangan lawan, tetapi juga menempatkan diri pada posisi strategis untuk mengantisipasi pergerakan para pemain Benfica.

Aksi ini memastikan struktur pertahanan Real Madrid tetap solid, sekaligus mengurangi risiko serangan balik berbahaya dari tuan rumah.

Selain peran defensif, Aurelien Tchouameni juga berkontribusi dalam mengatur tempo permainan.

Distribusi bolanya dari lini tengah memberikan keleluasaan bagi Fede Valverde untuk menjalankan strategi serangan.

Menurut pengamat teknis UEFA, Tchouameni adalah kunci kesuksesan Real Madrid, mampu menetralisir sebagian besar ancaman Benfica sambil tetap menjaga ritme permainan tim.

“Ini adalah penampilan yang menunjukkan kepercayaan diri luar biasa dari seorang gelandang bertahan modern,” komentar salah satu pengamat, Rabu (18/2/2026).

Pertandingan leg pertama ini sendiri berlangsung di kandang Benfica, dengan tim tuan rumah memulai laga dengan tekanan tinggi.

Real Madrid, di bawah arahan Carlo Ancelotti, mampu mengontrol jalannya pertandingan meski awalnya tertekan. Strategi matang Los Blancos terbukti efektif meredam agresivitas Benfica hingga akhir laga.

Penghargaan Man of the Match yang diberikan UEFA mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk momen krusial, kedewasaan taktik, kreativitas, dan fair play.

Dalam konteks ini, Aurelien Tchouameni menonjol sebagai fondasi penting dalam fase transisi permainan, mencerminkan karakteristik gelandang bertahan modern yang mampu memadukan peran defensif dan ofensif secara simultan.

Sayangnya, pertandingan ini juga tercoreng oleh insiden dugaan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Laga sempat dihentikan lebih dari 10 menit untuk menerapkan protokol anti-rasisme FIFA. Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyayangkan insiden ini dan menekankan bahwa hal tersebut menutupi kualitas pertandingan.

Aurelien Tchouameni mengonfirmasi laporan Vinicius bahwa Prestianni menyebutnya dengan istilah rasis.

“Vini baik-baik saja, tetap tenang,” ujar Arbeloa kepada Movistar. “Apa yang terjadi malam ini adalah aib bagi sepak bola, namun penampilan luar biasa dan gol indah Vinicius tetap patut diapresiasi,” tambahnya.

Meski terjadi insiden tidak menyenangkan, kemenangan 1-0 memberikan keunggulan signifikan bagi Real Madrid menjelang leg kedua.

Penampilan menonjol Aurelien Tchouameni menjadi catatan positif utama, menegaskan kontribusinya yang krusial dalam mengawal lini tengah dan menjaga kestabilan tim di laga penting Liga Champions ini.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |