Gianluca Prestianni Klarifikasi Tuduhan Rasisme di Liga Champions

13 hours ago 6
Gianluca Prestianni

Menit.co.id – Polemik muncul di Liga Champions setelah pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dituding melontarkan ucapan rasialis terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga playoff babak knockout di Lisbon, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB.

Menanggapi tuduhan tersebut, Gianluca Prestianni langsung angkat suara melalui fitur story di Instagram, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan hinaan rasialis kepada pemain Brasil itu.

“Saya ingin menegaskan bahwa saya sama sekali tidak pernah melontarkan hinaan rasialis kepada Vinicius Junior. Ia salah menafsirkan apa yang didengarnya,” tulis Prestianni.

Pemain Argentina ini menambahkan bahwa ia menyesalkan ancaman yang diterimanya dari beberapa pemain Real Madrid. “Saya tidak pernah bersikap rasis kepada siapa pun dan merasa kecewa dengan ancaman yang datang,” jelasnya.

Dalam unggahan Instagram tersebut, Prestianni bahkan membagikan foto dirinya bersama Vinicius dari pertemuan sebelumnya antara Benfica dan Real Madrid. Foto ini bersifat sementara dan akan hilang dalam 24 jam kecuali disimpan.

Hingga kini, UEFA belum memberikan tanggapan resmi mengenai kasus ini.

Di sisi lain, Mbappe ikut bersuara membela Vinicius, mengklaim bahwa Prestianni memanggil pemain Brasil itu dengan kata “Mono” (monyet dalam bahasa Spanyol) sebanyak lima kali.

Vinicius Junior juga menyoroti protokol UEFA yang menurutnya kurang tegas dalam menangani insiden semacam ini.

Pelatih Benfica, Mourinho, memilih tidak menanggapi tudingan rasisme tersebut dan lebih menekankan selebrasi Prestianni setelah menentukan hasil pertandingan.

Pertemuan kedua antara Real Madrid dan Benfica dijadwalkan Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Real Madrid memiliki keuntungan dengan kemenangan 1-0 di markas Benfica, sehingga hasil imbang di Santiago Bernabeu sudah cukup membawa Los Blancos ke babak 16 besar.

Sementara Benfica harus menang dengan selisih dua gol untuk melaju. Pemenang dari laga ini akan menghadapi pemenang antara Sporting dan Manchester City di babak berikutnya.

Profil Gianluca Prestianni

Gianluca Prestianni lahir di Ciudadela, Buenos Aires, Argentina, pada 31 Januari 2006. Musim ini, pemain berpostur 166 cm ini sudah tujuh kali dipercaya Benfica tampil di kompetisi kontinental.

Perjalanan sepak bolanya dimulai di akademi Velez Sarsfield, sebelum promosi ke tim utama pada musim 2022. Meski masih muda, Prestianni sudah menjadi pemain reguler di kompetisi kasta tertinggi Argentina.

Pada 2024, Benfica tertarik dengan bakatnya dan awalnya menempatkan Prestianni di tim Benfica B. Tak sampai setahun, ia promosi ke tim utama dan perlahan mendapatkan posisi reguler.

Di level internasional, Prestianni telah membela Argentina sejak U-17 pada 2022, kemudian U-20 pada 2025, dan tercatat sekali bermain di tim senior Argentina. Salah satu prestasinya adalah menjuarai Supertaca Candido de Oliveriara 2025 atau Piala Super Portugal bersama Benfica.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |