Menit.co.id – Pendiri Meta, Mark Zuckerberg, dikabarkan tengah bersiap meninggalkan Silicon Valley dan memilih Miami, Florida, AS sebagai lokasi hunian baru.
Kota ini belakangan dijuluki sebagai “kampung triliuner” baru karena banyak bos teknologi dunia yang mulai menetap di kawasan eksklusif, sering disebut sebagai “bunker triliuner”.
Melansir Bloomberg, Mark Zuckerberg saat ini berada dalam tahap akhir finalisasi pembelian properti mewah di kawasan elit Miami.
Jika transaksi rampung, ia akan bergabung dengan sejumlah taipan teknologi dan keuangan yang sebelumnya telah memiliki aset di wilayah ini.
Tren perpindahan miliarder teknologi dari Silicon Valley, San Francisco, California, memang semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir.
Seiring dengan Jeff Bezos dan Elon Musk, kini Mark Zuckerberg disebut ikut meramaikan pergeseran pusat hunian para superkaya ke Florida, khususnya Miami.
Florida sendiri dikenal ramah pajak bagi orang kaya, membuat kota ini semakin populer sebagai “kampung triliuner” terutama di kawasan elit yang sering disebut “bunker triliuner”.
Selain Zuckerberg, sejumlah tokoh besar sudah lebih dulu memiliki properti di Miami, termasuk investor Carl Icahn, Jeff Bezos, dan dua pendiri Google yang dilaporkan membeli rumah mewah di kawasan ini.
Kehadiran para miliarder teknologi di Miami semakin menegaskan status kota ini sebagai magnet hunian bagi kalangan ultra-wealthy.
Di sisi lain, pemerintah California tengah merancang aturan pajak kekayaan yang kontroversial, yang akan mengenakan pajak atas total aset bersih, termasuk nilai saham yang belum dijual.
Bagi Mark Zuckerberg, yang sebagian besar kekayaannya berasal dari kepemilikan saham Meta, kebijakan ini berpotensi berdampak besar karena bisa dikenakan pajak atas kenaikan nilai saham meski belum dicairkan menjadi uang tunai.
Dengan memindahkan basis tempat tinggal ke Florida atau memiliki properti tambahan di sana, Mark Zuckerberg berpeluang menghemat pembayaran pajak dalam jumlah signifikan setiap tahun.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Meta apakah pembelian rumah di Miami menandakan perpindahan permanen atau sekadar penambahan properti investasi dan rumah liburan.
Properti baru di Miami ini disebut akan menambah portofolio hunian mewah Mark Zuckerberg, yang sebelumnya sudah memiliki kompleks besar di Hawaii lengkap fasilitas bawah tanah, serta sejumlah properti di Lake Tahoe dan San Francisco.
Kehadiran rumah baru ini menegaskan strategi hunian dan investasi jangka panjang Zuckerberg di kawasan Amerika Serikat.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

16 hours ago
7

















































