Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa, Fokus Perkuat Bisnis Pelumas

7 hours ago 3
Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa

Menit.co.id – Shell Indonesia resmi mengumumkan penunjukan Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur dan Country Chair yang akan efektif berlaku mulai 1 Mei 2026. Ia menggantikan Ingrid Siburian yang akan menempati posisi baru sebagai General Manager Mobility hingga akhir April mendatang.

Pergantian pucuk pimpinan di Shell Indonesia ini disebut sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat ekspansi bisnis pelumas di Tanah Air. Dalam keterangan resmi pada Selasa (14/4), Andri menyampaikan bahwa perusahaan tengah memasuki fase baru dengan berbagai peluang pertumbuhan.

“Kami terus berinvestasi dalam bisnis pelumas, termasuk Pabrik Manufaktur Gemuk atau Grease yang melengkapi fasilitas Pabrik Pelumas Shell di Marunda,” ujar Andri.

Selain mengemban jabatan baru, Andri tetap menjalankan perannya sebagai General Manager Lubricants Indonesia. Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, ia telah berkarier di Shell Indonesia selama lebih dari dua dekade sejak Desember 2003.

Di sisi lain, perusahaan juga melanjutkan proses pengalihan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kepada perusahaan patungan antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group. Proses ini ditargetkan rampung pada 2026.

Manajemen menyatakan bahwa pengalihan tersebut mencakup jaringan SPBU, termasuk kegiatan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM), namun tidak mencakup bisnis pelumas yang tetap menjadi fokus utama perusahaan.

Saat ini, jaringan SPBU Shell di Indonesia mencakup sekitar 200 lokasi, dengan lebih dari 160 unit dimiliki langsung oleh perusahaan serta dukungan terminal BBM di Gresik. Meski terjadi perubahan kepemilikan, operasional SPBU dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan, termasuk layanan kepada pelanggan dan tenaga kerja yang ada.

Perusahaan juga menegaskan bahwa merek Shell akan tetap hadir di Indonesia melalui skema lisensi merek. Model ini memungkinkan mitra untuk menggunakan brand Shell sesuai standar global, sekaligus menjaga kualitas layanan dan produk bagi konsumen.

Langkah strategis ini menunjukkan arah baru perusahaan yang semakin menitikberatkan pada penguatan bisnis pelumas, sembari tetap mempertahankan keberadaan merek Shell di sektor ritel BBM melalui kemitraan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |