Administrasi Rampung, Haissem Hassan Siap Tempur Lawan Argentina di Babak 16 Besar

8 hours ago 7

Menit.co.id – Kabar baik datang untuk tim nasional Mesir menjelang laga krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk The Pharaohs tersebut dilaporkan telah berhasil menuntaskan seluruh berkas administrasi milik penyerang sayap andalan mereka, Haissem Hassan.

Langkah cepat ini rampung tepat waktu sebelum pertandingan besar kontra Argentina digelar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Rabu, 8 Juli 2026.

Sebelumnya, hambatan birokrasi dalam pembaruan data pemain via sistem resmi FIFA sempat memaksa pilar utama Real Oviedo ini absen dalam tiga laga penting di fase grup.

Juru taktik timnas Mesir, Hossam Hassan, menegaskan bahwa situasi pelik yang menerpa pemain berumur 24 tahun tersebut sepenuhnya disebabkan oleh kendala internal dan persoalan administratif kenegaraan, dan sama sekali bukan karena pertimbangan strategi ataupun kondisi fisik sang pemain.

Talenta muda berbakat ini baru mencatatkan menit bermain pertamanya di panggung Piala Dunia 2026 ketika dimasukkan sebagai pemain pengganti pada paruh kedua dalam laga ketat babak 32 besar menghadapi Australia di Stadion Dallas.

Dalam pertandingan hidup-mati itu, Mesir akhirnya menyegel tiket lolos setelah unggul dalam drama adu penalti dengan skor 4-2, menyusul hasil sama kuat 1-1 yang bertahan hingga babak perpanjangan waktu selesai.

“Saya menaruh harapan dan kepercayaan yang sangat besar kepada Haitham Hassan, dan saya tidak memiliki wewenang untuk menjabarkan alasan mendalam di balik ketidakikutsertaannya pada laga-laga sebelumnya,” ungkap Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, dalam sesi konferensi pers pasca-laga melawan Australia, sebagaimana dikutip dari laporan goal.com.

Absennya sang winger sempat memicu gelombang spekulasi dan perbincangan hangat di kalangan warganet media sosial. Hal itu dipicu lantaran namanya belum terdokumentasi di portal daring resmi FIFA mengenai peralihan status kewarganegaraan sepak bolanya dari Prancis.

Padahal, berkas perpindahan federasinya sejatinya diketahui sudah disahkan sejak Maret 2026 silam, tepat setelah pemain yang bersangkutan menolak pinangan untuk memperkuat tim nasional kelompok umur Tunisia.

“Problem ini murni muncul akibat beberapa kendala domestik yang tidak dapat saya ekspos ke publik, di mana ada sejumlah dokumen krusial yang memicu keterlambatan proses integrasi dirinya ke dalam skuad utama. Namun, kita semua bisa menyaksikan sendiri betapa kilatnya Haitham Hassan dalam menyesuaikan diri dengan ritme permainan tim. Pemain ini baru masuk ke skuad nasional beberapa bulan lalu, dan kehadirannya dipandang sebagai sebuah aset jangka panjang yang sangat bernilai bagi masa depan sepak bola Mesir,” sambung Hossam Hassan selaku juru racik strategi tim.

Sementara itu, atmosfer luar biasa dipastikan akan menyelimuti jalannya pertandingan. Gelombang suporter tim Tango sudah mulai memadati area Stadion Atlanta sejak tiga jam sebelum sepak mula ditiupkan.

Mereka datang dengan atribut lengkap serta jersi khas bernomor punggung Lionel Messi, demi memberikan suntikan moral bagi sang kapten legendaris dalam misi memburu trofi emas Piala Dunia berikutnya.

Nantinya, tim yang keluar sebagai pemenang dalam duel sengit antara Argentina dan Mesir ini sudah ditunggu oleh pemenang dari laga babak 16 besar lainnya, yakni bentrokan antara Swiss dan Kolombia yang akan dihelat di Vancouver, Kanada.

Profil Lengkap Haissem Hassan

Di tengah bayang-bayang kedigdayaan megabintang Mohamed Salah, Timnas Mesir kini tengah melahirkan sosok bintang muda baru yang pelan-pelan menyedot atensi pemandu bakat global.

Sosok tersebut adalah Haissem Hassan. Beroperasi di sektor penyerang sayap kanan, pemain berusia 24 tahun ini dibekali atribut kecepatan tinggi, teknik olah bola yang impresif, serta mentalitas yang kuat saat berduel satu lawan satu mengecoh barisan pertahanan lawan.

Aksi memukaunya bersama panji Mesir di ajang Piala Dunia 2026 membuat profilnya kian santer diperbincangkan di panggung internasional. Bahkan, sebagian dari pendukung setia The Pharaohs mulai berani melabeli Haissem Hassan sebagai suksesor ideal bagi Mohamed Salah di masa depan, kendati jalan karier internasionalnya saat ini masih berada di fase awal.

Lahir di wilayah Bagnolet, Prancis, pada tanggal 8 Februari 2002, pemain gesit ini mewarisi darah keturunan Mesir dari jalur sang ayah, sementara garis keturunan Tunisia didapatkannya dari sang ibu.

Meski sempat mengenakan seragam tim nasional kelompok usia muda Prancis dalam beberapa kesempatan, ia pada akhirnya menjatuhkan pilihan hatinya untuk membela panji kebesaran Timnas Mesir setelah merampungkan seluruh proses hukum perpindahan asosiasi pada awal tahun 2026. Langkah strategis sang pemain mendapatkan respons positif dan sambutan hangat dari pihak Federasi Sepak Bola Mesir yang rupanya telah memantau grafik perkembangannya sejak lama.

Perjalanan karier sepak bola masa mudanya berawal saat ia menimba ilmu di akademi Paris FC, sebelum akhirnya memutuskan pindah ke klub Châteauroux, tempat di mana ia berhasil mencatatkan penampilan perdana sebagai pesepak bola profesional di kasta kompetisi Prancis.

Bakat besarnya kemudian mengundang ketertarikan dari klub papan atas La Liga Spanyol, Villarreal, sebelum akhirnya ia sempat menjalani masa pinjaman ke sejumlah tim demi mematangkan jam terbang serta pengalaman bertanding di Eropa.

Mulai tahun 2024, ia memilih berlabuh untuk memperkuat Real Oviedo di kompetisi sepak bola Spanyol. Sepanjang kampanye musim 2025/2026, performanya terbilang sangat konsisten dengan menorehkan total 37 penampilan di semua kompetisi serta menyumbangkan tiga umpan matang (assist). Statistik ini menjadi bukti sahih betapa vitalnya peran yang ia mainkan di sektor flank, walau catatan golnya masih perlu ditingkatkan kembali.

Pelatih kawakan Hossam Hassan memberikan panggilan perdana kepada pemain sayap ini untuk masuk ke dalam skuad senior Timnas Mesir pada Maret 2026.

Kebijakan berani tersebut merupakan bagian dari program restrukturisasi dan peremajaan skuad yang dicanangkan oleh tim kepelatihan The Pharaohs dengan memaksimalkan potensi pesepak bola diaspora yang tengah meniti karier mapan di liga-liga elite Eropa.

Memasuki putaran final Piala Dunia 2026, ia mulai mendapatkan jaminan tempat utama sejak menit awal pertandingan. Hal tersebut terbukti saat lini depan Mesir bersiap menantang kekuatan raksasa dunia, Argentina, di babak perdelapan final, di mana ia dipercaya menggalang lini serang bersama sang kapten, Mohamed Salah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |