Menit.co.id – Pembalap muda asal Bantul, Aldi Satya Mahendra, berhasil mencetak sejarah baru bagi Indonesia setelah meraih podium perdananya di ajang World Supersport (WorldSSP) 600 musim 2026. Prestasi gemilang itu diraih pada Race 2 seri pembuka di Phillip Island Grand Prix Circuit, Minggu (22/2).
Hasil ini terasa begitu istimewa karena Aldi menjadi pembalap Indonesia pertama yang finis di podium kejuaraan dunia kelas Supersport. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah balap motor dunia.
Perjalanan menuju podium tidak mudah. Aldi memulai balapan dari posisi ke-28 akibat masalah teknis saat sesi kualifikasi. Posisi tersebut jelas bukan titik ideal untuk berbicara soal podium, apalagi di level kompetisi seketat WorldSSP 600. Namun mental juara Aldi benar-benar teruji di sini.
Dalam kondisi lintasan yang diguyur hujan gerimis, banyak pembalap memilih bermain aman dengan ban hujan. Namun Aldi mengambil keputusan berani dengan tetap menggunakan ban slick, pilihan penuh risiko di trek basah. Saat beberapa pembalap lain kesulitan dan harus masuk pit setelah bendera flag-to-flag dikibarkan, Aldi justru mampu membaca situasi dengan cermat.
Strategi ini menjadi titik balik balapan. Perlahan tapi pasti, Aldi menyalip satu per satu pembalap di depannya. Bersama rekan setimnya, Albert Arenas, ia menembus barisan terdepan dan mengamankan posisi satu-dua hingga garis finis. Aldi pun menyentuh garis akhir di posisi kedua, pencapaian luar biasa mengingat ia memulai dari baris belakang.
Podium ini juga menandai kebangkitan Aldi setelah musim 2025 yang berat. Cedera pergelangan tangan memaksanya mengakhiri musim lebih awal, situasi yang menuntut ketahanan fisik dan mental. Namun kerja keras selama masa pemulihan terbayar lunas di awal musim 2026, saat ia kembali balapan dan langsung menorehkan sejarah.
Bagi penggemar motorsport, pencapaian ini menegaskan bahwa talenta pembalap Indonesia semakin diperhitungkan di level dunia. Aldi membuktikan bahwa dengan strategi tepat, keberanian mengambil keputusan, dan mental pantang menyerah, keterbatasan bisa diubah menjadi peluang.
Musim 2026 baru dimulai, namun podium di seri pembuka ini menjadi sinyal kuat bahwa Aldi Satya Mahendra layak diperhitungkan sebagai penantang serius di WorldSSP 600. Konsistensi akan menjadi kunci, tetapi start impresif di Phillip Island menjadi modal berharga untuk seri-seri berikutnya.
Kini, harapan publik Indonesia semakin besar. Jika performa ini mampu dijaga, kemenangan perdana bukan hal yang mustahil. Satu hal yang pasti: sejarah telah tercipta, dan nama Aldi Satya Mahendra resmi tercatat sebagai pionir podium Indonesia di World Supersport.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

3 hours ago
1















































