Bocornya Foto Visum Nira, Selebgram Makassar Tuntut Tanggung Jawab RS Bhayangkara

1 week ago 11
Foto Visum Nira

Menit.co.id – Dunia maya diguncang kembali setelah foto visum Nira, selebgram asal Makassar, bocor dan tersebar luas di media sosial.

Foto visum Nira diambil di RS Bhayangkara Makassar, memicu kontroversi besar terkait perlindungan data medis pasien.

NR, sapaan akrab Nira, memilih bungkam selama lima bulan sejak insiden tersebut. Namun pada Kamis, 12/2/2026, ia akhirnya muncul di depan publik dengan aksi demonstrasi di Mapolda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap bocornya dokumen medis pribadinya yang diduga diperjualbelikan secara ilegal di jagat maya.

NR hadir bersama puluhan pendukung dari Aliansi Pemerhati Kesehatan, menuntut pertanggungjawaban dari pihak rumah sakit dan kepolisian atas dugaan kelalaian mereka dalam menjaga kerahasiaan data medis pasien.

Mengenakan pakaian motif belang hitam-putih, NR berdiri di atas mobil komando dengan suara bergetar namun tegas membacakan orasinya di tengah kerumunan massa aksi.

Persoalan ini bermula ketika dokumen rahasia hasil visum NR, termasuk foto visum Nira, beredar di publik. Lebih miris lagi, data tersebut diduga telah diperjualbelikan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

NR merasa privasinya dilanggar secara serius, di mana bagian tubuh sensitif dari dokumen medisnya menjadi konsumsi publik.

Dalam orasinya, NR menegaskan, kehadirannya bukan untuk mengelak dari kesalahan masa lalu, melainkan menuntut haknya sebagai warga negara dan pasien.

“Saya berdiri di sini bukan karena tidak bersalah, tetapi karena hak kemanusiaan saya telah dicabut. Dokumen confidential saya tersebar luas, bahkan diperjualbelikan,” ujar NR kepada massa aksi pada pukul 13.40 Wita. Dikutip dari akun TikTok @Makassar Infoku.

NR mengaku menerima sanksi sosial dari publik akibat bocornya foto visum Nira, namun ia kecewa dengan sikap RS Bhayangkara Makassar yang hingga kini belum menunjukkan tanggung jawab.

Alih-alih meminta maaf, NR justru menghadapi tindakan hukum yang memojokkan posisinya.

Ia menegaskan, institusi medis seharusnya memiliki sistem keamanan data yang ketat untuk melindungi pasien.

“Selama lima bulan saya diam, permintaan maaf tidak pernah datang. Yang ada hanya somasi. Kehadiran saya di sini untuk memperjuangkan hak asasi dan kemanusiaan,” tegas NR. Dikutip dari akun TikTok @Suka SulSel.

Dalam aksi tersebut, NR dan Aliansi Pemerhati Kesehatan secara resmi menuntut RS Bhayangkara Makassar bertanggung jawab secara hukum dan moral atas bocornya foto visum Nira.

Ia menilai peristiwa ini menunjukkan kelalaian fatal yang mencoreng kode etik kedokteran dan perlindungan data pribadi pasien.

NR menekankan, meski sanksi sosial sudah diterima, integritas institusi tetap harus dipertanggungjawabkan.

“Beberapa orang bilang ini konsekuensi yang harus saya terima, saya terima. Tapi institusi yang mengeluarkan dokumen visum tidak boleh lepas tangan,” pungkas NR. Dikutip dari TikTok @Makassar Infoku.

Hingga berita ini dirilis, pihak Mapolda Sulsel dan RS Bhayangkara Makassar belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan massa aksi dan dugaan kebocoran dokumen rahasia.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut perlindungan data medis yang seharusnya menjadi benteng terakhir privasi seorang pasien.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |