Menit.co.id – Jagat maya Indonesia belakangan ini dikejutkan dengan munculnya istilah pencarian yang cukup mencengangkan, yakni cukur kumis viral.
Fenomena ini bermula dari beredarnya sebuah video klip di media sosial yang berhasil menarik perhatian luas warganet, bukan karena kontennya yang edukatif, melainkan karena judulnya yang menyesatkan dibandingkan dengan isi rekaman yang sesungguhnya.
Istilah cukur kumis viral sebenarnya menjadi samaran bagi sebuah konten video yang memperlihatkan aksi tak lazim.
Berdasarkan penelusuran, video yang banyak dicari oleh netizen tersebut memiliki durasi sekitar 2 menit 6 detik.
Alih-alih memperlihatkan aktivitas merapikan wajah atau kumis seperti judulnya, video ini justru merekam momen seorang wanita berkerudung pink yang sedang melakukan aktivitas mencukur pada area sensitif bagian tubuh bawahnya di depan kamera.
Konten yang seharusnya bersifat pribadi ini nyatanya bocor dan tersebar luas di berbagai platform, memicu rasa penasaran sekaligus kecaman keras dari masyarakat.
Banyak warganet yang merasa tertipu oleh judul video dan mengutuk tindakan perempuan dalam rekaman tersebut dianggap sudah melampaui batas kesopanan demi meraup kepopuleran semata.
“Bukan cukur kumis ini namanya. Bagian bawah sudah panjang dan seperti semak langsung di cukur di depan kamera,” ujar seorang warganet, Minggu (1/2/2026), menanggapi ramainya pencarian cukur kumis viral tersebut.
Tidak hanya itu, kecaman lain juga dilontarkan oleh warganet yang merasa geram.
“Ini orang sudah tidak punya urat malu. Demi popularitas menjatuhkan harga diri di depan kamera. Apalah untungnya,” tambah komentar lainnya.
Hingga saat ini, identitas asli sosok wanita yang ada dalam video cukur kumis viral tersebut belum berhasil terungkap ke publik. Namun, peristiwa ini menjadi sorotan mengenai dinamika di media sosial.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah judul yang provokatif dan klaim durasi spesifik dapat memancing rasa penasaran massal, mendorong orang untuk mencari keberadaan videonya meskipun isinya tidak pantas untuk ditonton.
Dalam waktu singkat, istilah pencarian ini meroket menjadi trending topik dan banyak dicari di seluruh Indonesia.
Hal ini membuktikan bahwa kekuatan viral di media sosial tidak hanya datang dari konten utamanya, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh reaksi publik yang terus memperbincangkan dan memperbesar gaung istilah tersebut.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

3 weeks ago
22















































