Joan Mir Soroti Kesenjangan Kecepatan Honda dan Ducati di Tes Pramusim Sepang

18 hours ago 7
Joan Mir

Menit.co.id – Joan Mir mengaku cukup puas dengan hasil simulasi Sprint yang dijalaninya pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang.

Namun, kepuasan itu berubah menjadi evaluasi serius saat ia membandingkan kecepatan Honda RC213V dengan para pembalap Ducati.

Pembalap asal Spanyol ini sempat mencuri perhatian pada hari kedua tes dengan mencatat waktu 1 menit 56 detik dalam sesi time attack, yang menempatkannya di posisi teratas timesheet harian dan membawa dirinya finis kelima secara keseluruhan setelah tiga hari pengujian.

Meski begitu, pada hari terakhir saat mayoritas pembalap papan atas menjalani simulasi balapan Sprint, jarak antara Honda dan Ducati menjadi lebih jelas.

“Simulasinya bagus, tapi kalau melihat kecepatan para pembalap Ducati, terutama Alex Marquez, kami masih tertinggal jauh,” ujar Joan Mir.

“Kami memang meningkat dibanding musim lalu. Saya bisa konsisten di kisaran 1 menit 58 detik hampir sepanjang simulasi, tapi Ducati terlihat membuat langkah besar di pramusim ini dan mereka sangat kuat.”

Jika lap terakhir Mir dihapus agar jarak dihitung sama seperti simulasi Ducati, selisihnya mencapai 9,096 detik dari Alex Marquez, yang setara dengan posisi keenam pada Sprint Race MotoGP Sepang Oktober lalu.

Alex Marquez, yang kini membela Gresini Racing, juga mencatat waktu impresif 1 menit 57,295 detik di awal simulasi Sprint.

Mir menjelaskan, menjaga waktu cepat seperti itu sulit dilakukan dalam jarak panjang menggunakan Honda.

“Kalau saya buat lap secepat itu, lap berikutnya bisa menjadi 2 menit 01 detik karena ban akan habis. Biasanya memang seperti itu yang terjadi saat time attack,” jelas juara dunia MotoGP 2020 itu.

Soal performa RC213V terbaru, Joan Mir menilai motor ini mengalami peningkatan kecil di banyak sektor.

“Kami tidak membuat perubahan besar, tetapi evolusi di banyak area membantu kami meningkat sedikit dan mencatat waktu lap lebih baik. Namun, bukan berarti ada satu area yang melonjak drastis.”

Saat ditanya soal kelemahan utama motor Honda saat ini, Mir menegaskan, “Grip. Kami masih sangat tertinggal. Grip adalah hal paling penting yang harus diperbaiki. Dengan grip lebih baik, spin bisa dikontrol, degradasi ban lebih kecil, dan itu memengaruhi segalanya.”

Hari terakhir tes juga tidak digunakan untuk time attack murni karena beberapa komponen motor belum bekerja optimal. Meski begitu, Mir tetap optimistis.

“Kalau ada balapan besok, saya rasa kami bisa bersaing untuk posisi lima besar, mungkin empat besar, tetapi tidak lebih dari itu,” ujarnya.

Rekan setim Mir, Luca Marini, menjadi pembalap Honda terbaik berikutnya dengan menutup tes di posisi ke-13 secara keseluruhan.

Tes pramusim terakhir MotoGP 2026 akan berlangsung di Buriram pada 21–22 Februari. Setelah itu, Honda harus menentukan spesifikasi mesin final menyusul perubahan status konsesi mereka dari peringkat D ke C.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |