Menit.co.id – Pergerakan saham emiten milik konglomerat media Hary Tanoesoedibjo kembali menarik perhatian investor. Kali ini, saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mencatat kenaikan signifikan dalam waktu singkat, memicu sorotan dari otoritas bursa.
Saham perusahaan yang dikendalikan Hary Tanoesoedibjo ini melonjak tajam selama tiga hari berturut-turut pada Februari 2026. Kenaikan harian bahkan sempat menembus lebih dari 20 persen, setelah sebelumnya mengalami tekanan sejak akhir Januari.
Lonjakan ini membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta klarifikasi resmi dari manajemen, sebagai prosedur standar ketika volatilitas harga saham dianggap tidak biasa.
Klarifikasi Resmi Manajemen MSIN
Sekretaris Perusahaan MNC Digital Entertainment, Ahmad Alhafiz, melalui keterbukaan informasi menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi material yang belum dipublikasikan yang bisa mempengaruhi harga saham.
Manajemen menambahkan bahwa seluruh informasi penting telah disampaikan ke publik sesuai ketentuan regulator, termasuk aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, perusahaan menekankan tidak ada aksi korporasi tersembunyi yang menjadi pemicu kenaikan harga saham.
Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa reli saham lebih dipengaruhi sentimen pasar dan dinamika permintaan investor terhadap emiten milik Hary Tanoesoedibjo.
Isu Ekspansi Global Menjadi Sorotan
Di tengah lonjakan harga, muncul kabar bahwa MNC Digital tengah mempertimbangkan pencatatan saham di luar negeri. Isu ini pertama kali diberitakan media internasional, dengan kemungkinan ekspansi ke pasar seperti Hong Kong.
Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor dual listing atau IPO global dianggap dapat menjadi katalis positif bagi saham perusahaan. Akses ke investor internasional berpotensi meningkatkan valuasi dan memperluas eksposur bisnis digital milik Hary Tanoesoedibjo.
Namun analis mengingatkan bahwa kabar spekulatif sering memicu kenaikan harga jangka pendek yang belum tentu berkelanjutan.
Dinamika Sektor Digital
Sebagai perusahaan di industri hiburan dan konten digital, kinerja MSIN sangat dipengaruhi pertumbuhan platform streaming, monetisasi konten, dan ekspansi ekosistem digital. Prospek jangka panjang tetap bergantung pada fundamental perusahaan, bukan sekadar sentimen pasar.
Sorotan terhadap saham milik Hary Tanoesoedibjo menunjukkan pentingnya transparansi di pasar modal. Permintaan klarifikasi dari BEI bukan indikasi pelanggaran, melainkan upaya menjaga keterbukaan informasi bagi investor.
Bagi pelaku pasar, volatilitas tinggi dapat menjadi peluang sekaligus risiko. Memantau laporan resmi, membaca keterbukaan informasi, dan memahami fundamental perusahaan menjadi langkah utama sebelum mengambil keputusan investasi.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

17 hours ago
17

















































