Stok BBM Kosong di SPBU Shell, Impor Masih Tunggu Persetujuan ESDM

20 hours ago 5
Stok BBM Kosong di SPBU Shell Stok BBM Kosong di SPBU Shell. Foto: Bloomberg Technoz

Menit.co.id – Sejumlah SPBU Shell mengalami kekosongan stok Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi ini disebabkan pengajuan kuota impor BBM oleh Shell yang belum disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa pengajuan kuota impor dari Shell masih dalam tahap evaluasi.

“Kalau yang Shell khusus masih dievaluasi. Kita evaluasi juga pada saat mereka order. Kan kemarin tahun 2025 sudah order, nah ini ada yang belum order-order, kita evaluasi dong,” ujar Laode di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

Saat ditanya apakah akan ada penambahan kuota impor BBM, Laode menjawab bahwa kebijakan tahun ini akan serupa dengan 2025. Sebagai catatan, kuota impor BBM swasta pada 2025 naik sekitar 10 persen dibanding 2024.

“Kuota saya jawab satu kata, mirip tahun 2025,” kata Laode.

Ia menambahkan, izin impor BBM tahun ini akan diberikan setiap enam bulan. Kebijakan ini bertujuan untuk memantau dinamika konsumsi BBM nasional sekaligus memberi kepastian waktu bagi badan usaha untuk mengajukan perpanjangan izin.

“Intinya kenapa enam bulan? Pertama, kita ada waktu untuk melihat dinamika konsumsi. Kedua, kita beri waktu bagi mereka untuk mengusulkan perpanjangan. Kalau kemarin baru mengajukan, tidak tahu harus habis mengajukan lagi. Nah itu sudah jadi pelajaran, jadi diberikan timeline,” jelas Laode.

Berdasarkan informasi resmi, saat ini stok BBM jenis bensin di sejumlah SPBU Shell banyak yang kosong. Per tanggal 5 Februari 2026, Shell Super hanya tersedia di beberapa SPBU di Jawa Timur.

Sementara itu, BBM Shell V-Power dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di seluruh SPBU jaringan Shell di Indonesia, menimbulkan kekhawatiran bagi konsumen setia yang membutuhkan pasokan BBM berkualitas tinggi.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |