Tim SAR Temukan Penumpang Kapal Dumai Line di Selat Meranti Setelah 8 Hari Pencarian

16 hours ago 12
Tim SAR Temukan Penumpang Kapal Dumai Line di Selat Meranti Oplus_131072

Menit.co.id – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Nasri (32), seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah melompat dari Kapal Dumai Line di Perairan Selat Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Setelah dilakukan operasi pencarian intensif selama delapan hari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru, Budi Cahyadi, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa jasad korban berhasil ditemukan pada titik yang cukup jauh dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan pada posisi 2,55 nautical mile dari Selat Panjang, tepatnya di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Budi Cahyadi dalam keterangannya.

Setelah proses penemuan pada Sabtu petang, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, BPBD Kepulauan Meranti, Polair Selat Panjang, TNI Angkatan Laut, serta dukungan masyarakat setempat langsung melakukan proses evakuasi di lokasi penemuan. Seluruh prosedur penanganan dilakukan sesuai standar operasi pencarian dan pertolongan di perairan.

Jasad korban kemudian segera dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selat Panjang untuk dilakukan proses identifikasi medis lebih lanjut. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk dimakamkan.

Peristiwa ini berawal pada Jumat, 10 April 2026. Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas dari nakhoda kapal sekitar pukul 16.30 WIB, seorang penumpang diduga sengaja melompat ke laut saat kapal sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Buton menuju Tanjung Balai Karimun. Insiden tersebut kemudian langsung memicu operasi pencarian oleh tim SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Pekanbaru segera mengerahkan tujuh personel rescuer dari Unit Siaga SAR Meranti ke lokasi kejadian. Area pencarian berada sekitar 12 nautical mile dengan arah heading 111 derajat dari titik koordinat awal kejadian di perairan tersebut.

Sejak Minggu, 11 April 2026, operasi pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Namun, luasnya wilayah perairan serta kondisi medan menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meski demikian, upaya pencarian terus dilanjutkan tanpa henti hingga memasuki hari kedelapan.

Akhirnya, pada hari kedelapan operasi, tim SAR berhasil menemukan korban yang diketahui sebelumnya melompat dari Kapal Dumai Line tersebut. Dengan ditemukannya Nasri, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup oleh pihak Basarnas.

Kejadian ini menjadi salah satu operasi SAR yang cukup panjang di wilayah perairan Kepulauan Meranti, sekaligus menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam setiap penanganan keadaan darurat di laut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |