Transformasi Gaya Balap Marc Marquez: Dari Agresif ke Super Presisi

6 days ago 7
Gaya Balap Marc Marquez

Menit.co.id – Perubahan besar dalam gaya balap Marc Marquez kembali menjadi sorotan jelang musim baru MotoGP. Sosok yang dulu identik dengan manuver ekstrem dan penyelamatan dramatis kini dinilai tampil jauh lebih tenang, halus, dan penuh perhitungan.

Transformasi ini bahkan mendapat pengakuan langsung dari mantan rivalnya, Jorge Lorenzo, yang menyebut adanya kemiripan dengan karakter balapnya di masa lalu.

Mantan juara dunia tiga kali itu melihat evolusi signifikan dalam gaya balap Marc Marquez, terutama setelah sang pembalap mengalami cedera lengan serius pada 2020.

Sebelum insiden tersebut, Marquez dikenal sebagai rider dengan gaya agresif, eksplosif, dan kerap menekan motor hingga batas maksimal. Namun kini, pendekatannya dinilai jauh lebih matang dan strategis.

Menurut Lorenzo, perubahan itu bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan proses menemukan kembali identitas sebagai pembalap.

Dalam salah satu siaran saat tes pramusim MotoGP di Sepang, Lorenzo mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan mantan rivalnya tersebut. Ia menilai gaya balap Marc Marquez saat ini jauh lebih lembut, presisi dalam pengereman, serta sangat rapi ketika keluar tikungan.

“Hal yang paling mengesankan dari Marc adalah dia mampu menemukan kembali dirinya dan pendekatan balapnya,” ungkap Lorenzo.

Ia bahkan menyebut Marquez sekarang tampil hampir serupa dengannya: minim kesalahan saat pengereman, tidak melebar di tikungan, dan sangat halus saat menegakkan motor.

Perbandingan itu cukup menarik mengingat di awal kariernya di kelas utama MotoGP, Marquez mengandalkan keberanian dan insting alami.

Ia kerap mencetak waktu tercepat berkat bakat luar biasa serta keberanian mengambil risiko tinggi. Gaya tersebut membawanya meraih gelar juara dunia perdana pada musim 2013 setelah duel sengit dengan Lorenzo.

Kala itu, rivalitas keduanya menjadi salah satu yang paling panas dalam sejarah MotoGP modern. Mereka saling berebut supremasi di lintasan, termasuk saat sama-sama memperkuat Repsol Honda Team pada musim 2019.

Namun, Lorenzo kesulitan beradaptasi dengan karakter motor Honda dan akhirnya memutuskan pensiun di akhir musim tersebut.

Kini, Lorenzo tetap aktif di paddock dan kerap memberikan analisis tajam soal perkembangan para pembalap. Ia melihat perubahan pendekatan Marquez sebagai bentuk kedewasaan dan adaptasi yang krusial.

Dari pembalap yang dulu identik dengan aksi penyelamatan spektakuler, Marquez bertransformasi menjadi rider yang lebih konsisten dan penuh kalkulasi.

Sejak memperkuat Ducati Lenovo Team, Marquez menunjukkan performa stabil yang mencerminkan kematangan tersebut.

Adaptasi dengan motor baru serta kondisi fisik pasca cedera membuatnya tak lagi hanya mengandalkan naluri, melainkan juga strategi yang matang di setiap lap.

Perubahan ini membuktikan bahwa seorang juara sejati mampu berevolusi sesuai tuntutan zaman. Jika dahulu keberanian menjadi senjata utama, kini presisi dan kontrol menjadi fondasi baru dalam perjalanan kariernya.

Transformasi gaya balap Marc Marquez tak hanya memperpanjang daya saingnya di level tertinggi, tetapi juga memperlihatkan sisi lain dari seorang legenda yang terus belajar dan berkembang.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |