Debut Starter David Jiménez di Mestalla, Regenerasi Madrid Dimulai

21 hours ago 6
David Jiménez

Menit.co.id – Stadion Mestalla menjadi panggung istimewa bagi perjalanan karier David Jiménez pada duel Valencia melawan Real Madrid, Senin (9/2/2026) dini hari WIB. Bek kanan berusia 21 tahun itu untuk pertama kalinya dipercaya tampil sebagai starter di ajang La Liga bersama tim utama Los Blancos, sebuah tonggak penting dalam perjalanan profesionalnya.

Keputusan menurunkan Jiménez sejak menit awal menjadi puncak dari proses panjang yang ia jalani selama 12 tahun di akademi Real Madrid, La Fábrica. Pemain kelahiran Madrid tersebut bergabung dengan akademi pada 2013 setelah direkrut dari Móstoles URJC ketika masih berusia sembilan tahun. Sejak kecil, ia dikenal mengidolakan Álvaro Arbeloa dan bercita-cita mengikuti jejak sang legenda.

Kesempatan emas itu hadir seiring krisis pemain di sektor bek kanan Madrid. Absennya Dani Carvajal serta kondisi Trent Alexander-Arnold yang belum pulih sepenuhnya dari cedera membuat Carlo Ancelotti mengambil keputusan berani. Kepercayaan pun diberikan kepada David Jiménez untuk mengisi posisi krusial dalam laga sarat tekanan di Mestalla.

Sebelum mencapai titik ini, Jiménez telah merasakan proses adaptasi bertahap bersama tim utama. Debut resminya terjadi di ajang Copa del Rey melawan Talavera pada September 2025 saat tim masih ditangani Xabi Alonso. Ia kemudian mencicipi menit bermain terbatas saat menghadapi Sevilla pada Desember 2025, serta tampil dalam laga melawan Albacete yang bertepatan dengan debut Arbeloa sebagai pelatih Castilla.

Dalam beberapa pekan terakhir, namanya semakin sering menghiasi daftar pemain yang dipanggil ke skuad senior. Ia masuk dalam rombongan saat menghadapi Espanyol dan Levante, bahkan turut ambil bagian dalam sesi latihan tim nasional Spanyol jelang laga uji coba kontra Kazakhstan. Konsistensi performa di lapangan latihan menjadi faktor utama yang meyakinkan Ancelotti untuk memberinya kepercayaan penuh.

Di lingkungan internal Valdebebas, Jiménez dikenal sebagai bek dengan karakter ofensif dan mental kompetitif. Sumber klub menyebut ia memiliki keberanian dalam membantu serangan serta naluri kepemimpinan yang kuat. “Ia bermain dengan keyakinan tinggi dan tak ragu mengambil inisiatif. Ada nuansa permainan Carvajal dalam caranya membaca situasi,” ujar sumber internal klub kepada AS edisi 8 Februari 2026.

Keunggulan lain yang menonjol dari David Jiménez adalah kemampuannya dalam mengeksekusi bola mati. Karakter tersebut kerap dibandingkan dengan Trent Alexander-Arnold. Musim lalu, ia mencatatkan gol perdananya bersama Castilla lewat tendangan bebas indah saat bertandang ke markas Alcorcón. Meski musim ini perannya sempat menurun akibat persaingan dengan Fortea, ia tetap menunjukkan kualitas dengan tampil sebagai starter ketika Castilla menundukkan Wolverhampton U-21 1-0 di Premier League International Cup.

Laga di Mestalla juga menyimpan nilai simbolis tersendiri. Stadion yang sama pernah menjadi saksi debut Nacho Fernández pada 2011, sosok yang kini menjabat kapten Madrid dan juga lulusan akademi. Kini, tongkat estafet itu seakan berpindah tangan, menandai kesinambungan tradisi La Fábrica di tubuh Real Madrid.

Penampilan perdananya sebagai starter di La Liga bukan sekadar pencapaian personal, melainkan juga pesan kuat tentang proses regenerasi lini belakang Madrid yang berjalan sesuai rencana. Dua belas tahun setelah pertama kali menginjakkan kaki di Valdebebas sebagai bocah penuh mimpi, Jiménez akhirnya membuktikan bahwa jalur akademi masih menjadi denyut nadi masa depan Los Blancos.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |