Menit.co.id – Kabar kecelakaan yang melibatkan figur publik kembali menyedot perhatian publik di media sosial. Kali ini, artis muda Diva Mara Hefri Siregar dilaporkan mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Jagorawi arah Bogor.
Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan karena kronologinya tergolong serius, termasuk kondisi kendaraan yang sempat terbalik dan kembali tertabrak oleh kendaraan lain.
Insiden yang terjadi pada akhir pekan ini menambah daftar kecelakaan di jalan tol yang diduga dipicu faktor kelelahan pengemudi.
Tak sedikit warganet yang mempertanyakan bagaimana rangkaian kejadian tersebut serta kondisi terkini sang artis usai mengalami kecelakaan.
Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, kecelakaan ini diduga kuat disebabkan oleh kondisi microsleep saat berkendara.
Meski kendaraan mengalami kerusakan parah akibat dua kali benturan, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Berikut rangkaian kronologi kecelakaan yang melibatkan artis Diva Siregar di Tol Jagorawi.
Kronologi Kecelakaan Artis Diva Siregar di Tol Jagorawi
Peristiwa kecelakaan terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya di kilometer 24 wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu sore, 7 Februari 2026.
Saat kejadian, mobil sedan Honda City yang dikemudikan Diva melaju dari arah Jakarta menuju Bogor. Kendaraan berada di lajur dua dengan arus lalu lintas yang terpantau normal dan tidak dalam kondisi padat.
Diduga Alami Microsleep Saat Mengemudi
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan kuat bahwa pengemudi mengalami microsleep atau tertidur sesaat. Kondisi tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali dan menghantam pembatas jalan tol.
Benturan keras dengan pembatas menyebabkan mobil oleng hingga akhirnya terbalik. Posisi kendaraan sempat berada dalam kondisi berbahaya karena terbalik dengan roda menghadap ke atas dan masih berada di jalur utama tol.
Microsleep merupakan kondisi tertidur singkat yang sering kali tidak disadari oleh pengemudi. Meski hanya berlangsung beberapa detik, situasi ini sangat berisiko karena kendaraan melaju tanpa kendali penuh.
Mobil Terbalik dan Kembali Ditabrak
Setelah menghantam pembatas dan terbalik, mobil yang dikemudikan Diva Siregar berhenti di jalur A Tol Jagorawi arah Bogor. Posisi tersebut membuat kendaraan rentan terhadap tabrakan lanjutan dari arah belakang.
Tak berselang lama, sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel box melaju di jalur yang sama. Karena jarak yang terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar dan menabrak mobil yang sudah terbalik tersebut.
Benturan kedua memperparah kerusakan kendaraan, namun tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kondisi Korban Usai Kecelakaan
Akibat insiden tersebut, Diva Mara Hefri Siregar (21) dan satu orang penumpangnya mengalami luka-luka. Keduanya segera dievakuasi dari lokasi kejadian oleh petugas dan dibawa ke fasilitas medis terdekat.
Dirawat di Rumah Sakit
Korban dilarikan ke RS Annisa Cibinong untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Berdasarkan keterangan kepolisian, luka yang dialami korban tidak mengancam nyawa.
Kondisi tersebut menjadi kabar yang melegakan bagi keluarga dan penggemar. Meski mobil mengalami kerusakan cukup parah, seluruh korban dinyatakan selamat.
Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Pihak kepolisian memastikan kecelakaan yang melibatkan artis Diva Siregar tidak menimbulkan korban meninggal dunia. Dugaan sementara penyebab kecelakaan mengarah pada faktor kelelahan pengemudi yang berujung microsleep.
Meski demikian, aparat tetap melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang turut berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.
Bahaya Microsleep Saat Berkendara
Kasus ini kembali menjadi pengingat serius akan bahaya microsleep, terutama saat berkendara di jalan tol dengan kecepatan tinggi. Kondisi ini kerap terjadi tanpa disadari dan dapat berdampak fatal.
Tanda-Tanda Microsleep
Beberapa gejala microsleep yang sering diabaikan antara lain:
- Mata terasa berat dan sulit fokus
- Menguap berulang kali
- Tidak menyadari jarak tempuh beberapa detik
- Kendaraan mulai keluar jalur
Jika tanda-tanda tersebut muncul, pengemudi disarankan segera menepi dan beristirahat.
Tips Mencegah Microsleep
Untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat microsleep, pengemudi disarankan:
- Tidur cukup sebelum perjalanan
- Beristirahat setiap 2–3 jam
- Tidak memaksakan diri saat mengantuk
- Menjaga asupan cairan dan energi
Keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama, khususnya di jalan tol yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Insiden kecelakaan di Tol Jagorawi yang melibatkan artis Diva Siregar menjadi pengingat bahwa kelelahan bisa berdampak serius saat berkendara. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menunjukkan betapa berbahayanya microsleep di balik kemudi.
Diharapkan kejadian ini dapat meningkatkan kesadaran pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara. Perjalanan yang aman dimulai dari tubuh yang siap, fokus yang terjaga, dan keputusan untuk berhenti ketika lelah.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

21 hours ago
6

















































