Menit.co.id – Kasus “pasportgate” yang melibatkan bek Timnas Indonesia, Dean James, memicu kegaduhan besar di kompetisi Liga Belanda. Situasi ini bahkan membuat sebanyak 133 pertandingan di Eredvisie berpotensi harus diulang, sebuah skenario yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah liga tersebut.
Kegaduhan ini mencuat setelah NAC Breda mengajukan banding usai Go Ahead Eagles serta Dean James dinyatakan bebas dari tuntutan terkait dugaan pemain tidak memenuhi syarat administrasi. Banding tersebut kemudian membuka kembali perdebatan hukum yang lebih luas di tubuh sepak bola Belanda.
Dikutip dari Sportbible, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) kini bahkan mengakui adanya kemungkinan ekstrem, yakni pembatalan atau penghentian musim kompetisi. Hal ini terjadi karena dampak lanjutan dari kasus tersebut menjalar ke banyak klub dan pertandingan.
NAC Breda sebelumnya meminta agar pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Namun, tuntutan itu tidak berhenti di satu laga saja. Klub-klub besar Eredivisie seperti Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam turut menyuarakan keinginan agar pertandingan yang melibatkan klub dengan pemain yang dianggap tidak memenuhi syarat juga diulang.
Direktur KNVB, Marianne van Leeuwen, menyatakan bahwa situasi ini berpotensi membuat kompetisi tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Ini bisa berjalan ke berbagai arah. Kami percaya ini akan menyebabkan kekacauan karena banyak klub lain telah mengajukan klaim dan, jika pengadilan memutuskan mendukung NAC, mereka juga akan mengajukan pengaduan dan memulai proses hukum singkat,” kata Van Leeuwen.
“Dalam hal itu, mungkin tidak mungkin untuk menyelesaikan musim liga,” ucapnya menambahkan.
Sementara itu, pengacara KNVB, Michiel van Dijk, menegaskan bahwa aturan federasi memang membuka peluang pertandingan diulang jika terdapat pelanggaran administrasi pemain. Menurutnya, opsi tersebut lebih sesuai dibandingkan sanksi berupa pengurangan poin atau denda.
Jika skenario pertandingan ulang benar-benar diterapkan, maka dampaknya akan sangat besar. Total 133 laga disebut harus dimainkan kembali akibat dampak berantai dari kasus pasportgate yang tidak hanya melibatkan Dean James, tetapi juga beberapa pemain lain yang baru saja mewakili negara seperti Suriname dan Tanjung Verde pada tahun ini.
“Aturan standar KNVB adalah pertandingan harus diulang. Alasan ketidaklayakan pemain tidak relevan,” tegas Michiel van Dijk.
Situasi ini membuat masa depan kompetisi semakin tidak pasti, terlebih dengan padatnya kalender sepak bola internasional menjelang Piala Dunia 2026. Bahkan, KNVB mengakui penjadwalan ulang seluruh pertandingan dalam jumlah besar hampir mustahil dilakukan tanpa mengganggu struktur liga.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Pengadilan di Utrecht dijadwalkan akan mengeluarkan keputusan terkait banding NAC Breda pada hari Senin (4/5). Putusan ini akan menjadi titik krusial yang menentukan apakah Liga Belanda benar-benar harus menghadapi kemungkinan rekor 133 pertandingan ulang atau tidak, termasuk nasib Dean James dalam pusaran kontroversi besar ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

1 day ago
12














































