Dua Pimpinan Utama Mundur dari Lippo Karawaci: Kartini Sjahrir hingga Marlo Budiman Tinggalkan Jabatan

17 hours ago 6
Dua Pimpinan Utama Mundur dari Lippo Karawaci

Menit.co.id – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengonfirmasi terjadinya perombakan besar-besaran dalam jajaran direksi dan komisarisnya.

Sekretaris Perusahaan LPKR, Ratih Safitri, secara resmi mengumumkan pengunduran diri dua figur penting perseroan, yakni Kartini Sjahrir dari posisi Komisaris Independen dan Marlo Budiman dari jabatan Presiden Direktur.

Pengumuman ini disampaikan melalui keterbukaan informasi ke publik pada Selasa (3/2). Ratih menjelaskan bahwa surat pengunduran diri tersebut secara resmi telah diterima manajemen sejak tanggal 30 Januari 2026.

Tak hanya meninggalkan kursi Presiden Direktur di induk usaha, Marlo Budiman juga menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) pada tanggal yang sama.

Proses transparansi ini dilakukan dengan merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 33/POJK.04/2014 mengenai tata kelola direksi dan dewan komisaris emiten.

Meski demikian, manajemen belum memberikan rincian spesifik mengenai alasan di balik hengkangnya kedua petinggi tersebut.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) akan segera digelar untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Ratih menegaskan bahwa keputusan ini tidak akan menggoyang fundamental bisnis perusahaan. Menurutnya, keberlanjutan operasional dan stabilitas finansial tetap terjaga.

“Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tegasnya.

Kartini Sjahrir, sosok yang mundur dari posisi Komisaris Independen, memiliki rekam jejak gemilang di kancah nasional maupun internasional.

Karir diplomatnya teruji saat menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Argentina, Uruguay, dan Paraguay pada periode 2010–2014.

Di bidang kebijakan publik, ia pernah menjadi Penasihat Senior untuk Isu Perubahan Iklim pada Menko Maritim dan Investasi (2015–2019) serta mewakili Indonesia di Dewan Penasihat ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (ASEAN-AIPR) pada 2018–2020.

Saat ini, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengawas Universitas Sumatera Utara.

Sementara itu, Marlo Budiman meninggalkan jabatannya setelah memiliki pengalaman manajerial senior lebih dari 25 tahun.

Profesional yang pernah berkarir di New York, AS, di Kenlin Inc ini, sebelumnya malang melintang di sejumlah korporasi besar seperti PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills dan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (Sinarmas Group).

Portofolionya mencakup peran penting di PT Argo Pantes Tbk, PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, hingga menjadi Direktur Utama PT Link Net Tbk.

Sebelum bergabung dan akhirnya mengundurkan diri dari Lippo Karawaci, Marlo menjabat Wakil CEO Grup sekaligus Direktur Utama PT Lippo Malls Indonesia.

Kepergian Marlo dan Kartini menandai babak baru bagi dinamika internal perseroan properti tersebut di tengah persaingan industri yang terus berkembang.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |