Menit.co.id – Video viral Sok Imut masih menjadi topik paling hangat diperbincangkan warganet setelah kontenya beredar luas di media sosial TikTok.
Video viral Sok Imut adalah konten video merekam seorang wanita dengan panggilan kakak manset hitam yaitu mengenakan baju hitam, kerudung hitam, serta celana berwarna cokelat.
Konten video ini menjadi viral di media sosial TikTok karena aksi sang wanita tersebut cukup membuat warganet terpesona ketika menontonnya.
Lantas, apa yang membuat video viral Sok Imut menarik perhatian? Warganet terkesima dari seluruh aksi yang ditampilkan sosok kakak pakai manset hitam tersebut.
Penasaran seperti apa perkembangan dari video viral Sok Imut di media sosial TikTok? Yuk simak ulasan dari sumber terkait pada, Selasa (3/2/2026) berikut ini.
Warganet Berburu Identitas Pemeran Wanita Video Viral Sok Imut
Jagat media sosial Tan Air belakangan ini kembali diwarnai oleh fenomena konten viral yang memicu perdebatan publik.
Kali ini, sorotan tertuju pada seorang pemeran wanita dalam cuplikan video pendek yang menampilkan ekspresi wajah dan gaya bicara yang dinilai bersikap sok imut oleh sebagian besar warganet.
Video tersebut diketahui mulai menyebar secara masif di berbagai platform digital, seperti TikTok, X (Twitter), hingga Instagram, sejak akhir bulan Januari 2026.
Popularitas video ini melonjak drastis setelah potongan cuplikan tersebut diunggah ulang oleh sejumlah akun hiburan.
Hal ini memicu gelombang interaksi yang besar, memantik ribuan komentar, dan memunculkan perdebatan panjang di kolom respons.
Tak butuh waktu lama bagi netizen untuk menjadikan sosok pemeran dalam video tersebut sebagai “buruan” baru di dunia maya.
Banyak pengguna media sosial berlomba-lomba mencari identitas asli sang pemeran.
Mereka menelusuri jejak digital mulai dari akun media sosial pribadi, hingga membandingkan dengan konten-konten serupa yang mungkin pernah beredar sebelumnya.
Fenomena ini menjadi bukti nyata betapa cepatnya sebuah konten hiburan sederhana mampu bermetamorfosa menjadi perbincangan nasional di era digital saat ini.
Berdasarkan pemantauan, dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam saja, video tersebut telah mengalami lonjakan interaksi yang signifikan.
Angka tersebut mencakup volume komentar, tanda suka, serta jumlah unggahan ulang yang tak terhitung jumlahnya.
Namun, di balik popularitas yang diraih, muncul pula diskusi serius mengenai batasan antara konsumsi konten viral dan perlindungan privasi individu.
Sebagian warganet menilai bahwa aksi pencarian identitas secara berlebihan berpotensi melanggar ruang privat seseorang, meskipun konten awalnya memang sengaja diunggah ke ranah publik.
Viralnya video yang mengandung unsur sok imut ini tak lepas dari karakteristik konten digital saat ini yang kerap mengandalkan reaksi emosional penonton.
Konten dengan unsur keunikan, ekspresi berlebihan, atau perilaku yang dianggap menyimpang dari norma lazim sering kali memicu respons spontan.
Reaksi tersebut beragam, mulai dari rasa gemas, geli, hingga perasaan risih atau cringe yang akhirnya mendorong orang untuk berbagi konten tersebut.
Berdasarkan data tren pencarian yang tercatat pada Sabtu, 31 Januari 2026, sejumlah kata kunci yang berkaitan dengan fenomena sok imut dan identitas pemerannya berhasil menembus jajaran topik atau trending paling banyak dicari di Indonesia.
Faktor lain yang turut mendorong penyebaran masif video ini adalah kerja algoritma media sosial yang cenderung memprioritaskan konten dengan tingkat interaksi tinggi.
Konten Kreator Bikin Parodi Video Viral Sok Imut
Tak sedikit kreator konten lainnya turut memanfaatkan momentum tersebut. Mereka membuat video reaksi, konten duet, atau bahkan parodi, yang secara tidak langsung memperluas jangkauan dan eksposur video aslinya kepada audiens yang lebih luas lagi.
Saat ini, sentimen publik masih didominasi oleh rasa penasaran yang tinggi. Ribuan komentar di berbagai unggahan terkait terus mempertanyakan siapa sebenarnya sosok perempuan dalam video viral tersebut.
Hal ini mencerminkan kuatnya daya tarik figur anonim di tengah budaya sok imut yang sedang berkembang di tengah masyarakat.
Fenomena ini kembali menegaskan bahwa video viral bukan hanya sekadar soal hiburan semata.
Lebih dari itu, ia menjadi cerminan dinamika perilaku warganet, kekuatan algoritma platform digital, serta tantangan etika yang semakin kompleks di ruang digital yang semakin terbuka.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

19 hours ago
6
















































