Menit.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program green policing yang diwujudkan melalui kegiatan penanaman bibit jagung. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan sekaligus penghijauan lingkungan di wilayah perkotaan.
Kegiatan tersebut digelar di area lingkungan RSUD dr Suhatman, baru-baru ini dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan lahan produktif yang ada di lingkungan fasilitas publik.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, memberikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung kegiatan tersebut. Ia menilai penanaman jagung bukan sekadar aktivitas simbolis, melainkan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kami mengapresiasi sinergi yang terbangun antara jajaran Kepolisian, RSUD, serta seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini. Penanaman jagung ini bukan hanya simbolis, tetapi merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kota Dumai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sugiyarto menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kosong agar dapat dikelola secara produktif. Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang terus berkembang di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam memanfaatkan lahan yang ada. Selain memberikan nilai ekonomi, juga berdampak pada ketahanan pangan keluarga dan daerah,” tambahnya.
Pemko Dumai juga menilai bahwa konsep green policing tidak hanya berfokus pada aspek ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan ruang hijau yang lebih luas di kawasan perkotaan serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Kegiatan penanaman jagung tersebut turut dihadiri oleh anggota DPRD, jajaran kepolisian, unsur Forkopimda, Karang Taruna, Lembaga Adat Melayu Riau, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap implementasi green policing sebagai gerakan bersama yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

9 hours ago
12
















































