Menit.co.id – Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan tengah mempersiapkan pembaruan tampilan besar-besaran dengan menghadirkan bahasa desain baru yang disebut Liquid Glass.
Pembaruan ini dirancang untuk memberikan pengalaman visual yang lebih segar, modern, sekaligus tetap mudah digunakan oleh para penggunanya di seluruh dunia.
Mengutip laporan Medcom, konsep desain Liquid Glass tersebut terinspirasi dari estetika sistem operasi iOS versi terbaru yang menonjolkan elemen transparansi, kedalaman visual, serta efek visual yang lebih halus.
Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada tampilan yang menarik, tetapi juga tetap mempertahankan fungsi utama aplikasi sebagai sarana komunikasi yang cepat dan efisien.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari WABetaInfo, pembaruan antarmuka ini akan menghadirkan animasi yang lebih responsif serta elemen visual yang terasa lebih lembut saat digunakan.
Namun hingga saat ini, fitur tersebut masih berada dalam tahap pengembangan internal dan belum dirilis untuk pengguna umum.
Perubahan paling signifikan dari penerapan konsep Liquid Glass ini akan terlihat pada area percakapan. WhatsApp disebut-sebut akan merombak chat bar di bagian bawah layar serta navigation bar di bagian atas agar selaras dengan konsep desain baru tersebut.
Chat bar nantinya akan dibuat dengan desain mengambang yang dilengkapi efek transparansi menyerupai kaca, menciptakan kesan ringan namun tetap elegan.
Di sisi lain, navigation bar akan diberikan efek memudar (fade), sehingga konten yang berada di belakangnya masih dapat terlihat secara samar tanpa mengganggu fokus pengguna.
Selain itu, elemen antarmuka lainnya seperti tombol, tab, dan menu juga akan mengadopsi gaya semi-transparan atau frosted glass.
Implementasi konsep Liquid Glass ini bertujuan untuk memberikan kedalaman visual pada setiap lapisan tampilan aplikasi, sehingga pengalaman penggunaan terasa lebih dinamis dan modern.
Tidak hanya dari sisi tampilan, WhatsApp juga melakukan penyempurnaan pada aspek interaksi pengguna. Animasi pada setiap tombol dan transisi navigasi diklaim akan terasa lebih halus, sehingga memberikan kenyamanan lebih saat digunakan dalam aktivitas komunikasi sehari-hari.
Beberapa elemen tambahan seperti keyboard bawaan dan menu konteks juga turut mengalami penyesuaian desain. Hal ini dilakukan untuk memastikan konsistensi visual di seluruh bagian aplikasi agar tetap selaras dengan pendekatan desain baru yang diusung.
Pengembangan Liquid Glass masih berada dalam tahap pengujian intensif. WhatsApp disebut terus melakukan penyempurnaan guna memastikan pembaruan ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga tetap menjaga performa aplikasi agar stabil di berbagai perangkat.
Rencana peluncuran fitur ini nantinya akan dilakukan secara bertahap kepada pengguna setelah seluruh elemen dianggap siap dan optimal.
Langkah ini sekaligus menjadi salah satu transformasi visual paling signifikan yang dilakukan WhatsApp dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan hadirnya desain baru berbasis Liquid Glass, WhatsApp berupaya menyesuaikan diri dengan tren antarmuka sistem operasi modern yang semakin mengedepankan estetika transparan, responsif, dan imersif, tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan yang selama ini menjadi keunggulannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

9 hours ago
10
















































