11 Fakta Mengejutkan dari Dokumen Epstein yang Mengungkap Para Tokoh Dunia

22 hours ago 7

Menit.co.id – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) baru-baru ini merilis sekumpulan arsip rahasia yang sangat besar terkait kasus Jeffrey Epstein.

Jutaan berkas, yang memuat 3 juta halaman, 180.000 gambar, dan 2.000 video, kini telah dibuka untuk publik.

Perilisan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah sejak undang-undang mewajibkan transparansi data ditetapkan.

Aksi ini dilakukan enam minggu setelah melewati tenggat waktu yang ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump, yang menginstruksikan agar seluruh data terkait predator seksual tersebut dibagikan kepada masyarakat.

Wakil Jaksa Agung Todd Blanche menyatakan bahwa langkah ini merupakan penutup dari proses identifikasi dan peninjauan yang komprehensif.

“Perilisan hari ini menandai akhir dari proses identifikasi dan peninjauan dokumen yang sangat komprehensif untuk memastikan transparansi kepada rakyat Amerika,” ujarnya, dikutip Senin (2/2/2026).

Banyak dari materi ini berasal dari lebih dari satu dekade yang lalu dan menyebutkan nama-nama besar mulai dari tokoh politik, pengusaha, hingga kepala negara.

Berikut adalah 11 fakta mencengangkan yang terungkap dalam dokumen Epstein tersebut.

1. Pertemuan Pangeran Inggris dan Wanita Rusia

Berkas tersebut mengungkap kedekatan Epstein dengan kalangan elit Kerajaan Inggris. Terdapat catatan mengenai undangan Epstein kepada seorang Pangeran Inggris—yang diyakini sebagai Duke of York, Pangeran Andrew—untuk bertemu dengan wanita-wanita dari Rusia.

Korespondensi email sekitar Agustus 2010, dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas kejahatan seksual, membahas rencana makan malam pribadi di Istana Buckingham.

Salah satu foto dalam berkas memperlihatkan seorang pria yang diduga Andrew berlutut di atas seorang wanita yang terbaring.

Selain itu, terdapat email dari Sarah Ferguson, mantan istri Andrew, pada 2009. Ia menulis email dengan nada akrab, menyebut Epstein sebagai “Sahabatku yang luar biasa,” “legenda,” dan mengungkapkan kebanggaan serta rasa terima kasihnya atas dukungan bisnis untuk perusahaannya, Mother’s Army.

2. “Harem” dan Richard Branson

Nama pendiri Virgin Group, Richard Branson, juga muncul dalam dokumen Epstein terbaru. Dalam pertukaran email tahun 2013, Branson tertulis menyatakan bahwa pertemuannya dengan Epstein “sangat menyenangkan”.

Cuitan kontroversial muncul saat Branson menulis, “Kapan pun Anda berada di daerah ini, saya ingin bertemu Anda. Asalkan Anda membawa harem Anda!”

Virgin Group segera melakukan klarifikasi, menyatakan bahwa istilah “harem” merujuk pada tiga staf dewasa tim Epstein.

Mereka menegaskan bahwa kontak antara Branson dan Epstein sangat terbatas dan hanya terjadi dalam konteks acara amal atau pengaturan bisnis kelompok sekitar 12 tahun yang lalu.

3. Aliran Dana ke Eks Dubes Inggris

Dokumen ini juga membeberkan transaksi keuangan mencurigakan. Epstein tercatat melakukan pembayaran senilai US$75.000 atau sekitar Rp 1,2 miliar ke rekening yang terhubung dengan Peter Mandelson, politisi Partai Buruh Inggris yang pernah menjabat sebagai Duta Besar AS untuk periode 2003-2004.

Pembayaran ini dilakukan secara tiga tahap masing-masing US$25.000 antara tahun 2003 dan 2004, yang kini menjadi sorotan dalam dokumen Epstein yang baru dibuka tersebut.

4. Ratusan Sebutan Nama Donald Trump

Nama Presiden AS Donald Trump muncul ratusan kali dalam berkas ini. Meski Trump mengakui pertemanan mereka di masa lalu, ia membantah mengetahui kejahatan seksual yang dilakukan Epstein.

Di antara dokumen tersebut terdapat daftar klaim tak berdasar yang diajukan oleh penelepon anonim ke FBI menjelang pemilihan 2020.

DOJ menegaskan bahwa klaim-klaim sensasional tersebut “tidak berdasar dan salah”. Selain itu, nama sutradara Brett Ratner dan rencana film dokumenter tentang Ibu Negara Melania Trump juga ikut terseret dalam uraian arsip.

5. Komunikasi Elon Musk soal “Pesta”

Elon Musk tercatat pernah berkomunikasi dengan Epstein, salah satunya menanyakan “kapan pesta terliar di pulaunya akan diadakan” melalui email pada 2012.

Epstein bahkan menanyakan berapa banyak orang yang perlu diangkut helikopter ke pulau pribadinya. Musk menjawab bahwa hanya dirinya dan istrinya, Talulah Riley.

Musk kemudian mengklarifikasi bahwa dirinya menolak undangan ke pulau tersebut dan email itu diambil di luar konteks.

6. Klaim Kesehatan Bill Gates

Salah satu poin yang paling sensasional dalam dokumen Epstein adalah email yang mengklaim pendiri Microsoft, Bill Gates, menderita penyakit menular seksual akibat hubungan dengan gadis-gadis Rusia. Email itu juga menyebut upaya penutupan dari istrinya, Melinda.

Namun, juru bicara Gates dengan tegas membantah, menyebut klaim tersebut berasal dari “pembohong yang terbukti” dan sama sekali tidak masuk akal.

7. Konspirasi Pembunuhan Jamal Khashoggi

Epstein diketahui menukarkan pesan seputar pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Ia mengklaim bahwa penguasa Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed (MBZ), “menjebak” Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), dalam kasus pembunuhan tersebut.

Epstein bahkan menyebut Khashoggi sebagai “teroris” dan menyarankan agar pembunuhan itu disebut sebagai “operasi rahasia yang gagal”. Teori konspirasi ini terungkap melalui korespondensi yang terdapat dalam dokumen Epstein.

8. Menantu Trump dan Kelompok Chabad

Sebuah memo FBI yang dirilis menyebutkan bahwa Israel “mengkompromikan” Presiden Trump melalui menantunya, Jared Kushner, dan kelompok agama Yahudi Chabad-Lubavitch.

Sumber rahasia mengklaim bahwa Chabad berupaya membajak kepresidenan Trump. Memo tersebut juga mengaitkan Rabbi Berel Lazar, yang diklaim dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, sebagai bagian dari jaringan yang mengawasi oligarki Rusia-Yahudi.

9. Keterlibatan Intelijen Israel (Mossad)

Lebih jauh, berkas tersebut mengutip klaim bahwa Epstein adalah agen yang direkrut oleh intelijen Israel, Mossad.

Ia dilatih di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak, yang diketahui sering mengunjungi rumah Epstein.

Email yang ditulis Epstein kepada Barak meminta agar Barak menjelaskan bahwa ia tidak bekerja untuk Mossad, namun keterkaitan mereka terus menjadi sorotan dalam analisis dokumen Epstein.

10. Putri Mahkota Norwegia

Nama Putri Mahkota Norwegia, Mette-Marit, muncul lebih dari seribu kali dalam dokumen ini. Dalam satu email yang bocor, ia tampaknya bercanda tentang ide wallpaper kamar putranya yang menampilkan dua wanita telanjang membawa papan selancar.

Istana Kerajaan Norwegia mengonfirmasi bahwa Mette-Marit mengakhiri kontak dengan Epstein pada 2014 dan meminta maaf atas “penilaian yang buruk” serta pertemanan yang “memalukan” tersebut.

11. Penerimaan Kiswah (Kain Penutup Ka’bah)

Fakta paling mengejutkan yang terungkap dalam dokumen Epstein adalah keberadaan potongan kain Kiswah, penutup Ka’bah dari Mekkah, di rumah Epstein.

Korespondensi pada 2017 menunjukkan bahwa tiga potong kain suci tersebut dikirim melalui pengusaha wanita UEA, Aziza Al-Ahmadi.

Email tersebut menjelaskan proses pengiriman kargo dari Arab Saudi ke Florida dan mendeskripsikan kiswah sebagai “karya seni” yang telah disentuh oleh jutaan umat Muslim yang berdoa di situ.

Sumber: CNBC Indonesia

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |