Menit.co.id – Sporting Director Gresini Racing, Michele Masini, telah mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah berada dalam tahap pembicaraan intensif bersama Ducati Corse terkait perpanjangan kontrak jangka panjang.
Kesepakatan strategis ini sedang digodok untuk mengikat kerja sama kedua belah pihak pada periode MotoGP 2027 hingga 2031, sebuah langkah yang dinilai sangat vital untuk masa depan tim.
Perjalanan tim asal Italia ini memang penuh liku sejarah. Setelah menjadi tim satelit Honda selama kurang lebih dua dekade sejak 1997, Gresini Racing kemudian melebur menjadi bagian dari pabrikan Aprilia pada 2015.
Namun, demi mengembalikan kejayaan mereka, tim memutuskan kembali menjadi entitas satelit independen di bawah payung Ducati pada 2022.
Keputusan tersebut terbukti jitu. Bersama dengan Ducati, tim ini mampu bangkit kembali menembus dominasi pabrikan lain, bahkan mampu bersaing di papan atas klasemen.
Pencapaian puncaknya adalah berhasil finis di peringkat runner-up kejuaraan dunia lewat performa gemilang Alex Marquez pada musim 2025 lalu.
Mengingat kontrak seluruh tim satelit di kelas premier dengan pemasok mesinnya akan berakhir pada pengujung musim ini, Masini menegaskan bahwa pembahasan renewal kontrak adalah sebuah keharusan.
Ia menilai sinergi yang telah terbangun selama ini menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan kerja sama tersebut.
“Kolaborasi yang kami jalani jelas menunjukkan tren peningkatan yang positif dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, menyepakati perpanjangan kontrak adalah langkah yang sangat alami untuk diambil,” terang Masini dalam wawancara eksklusif dengan GPOne di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (31/1/2026).
Lebih lanjut, Masini menekankan bahwa hasil di lintasan balap telah membuktikan pertumbuhan tim yang beriringan dengan pabrikan asal Bologna tersebut.
Pada musim 2026 ini, Alex Marquez akan mendapatkan paket motor spesifikasi pabrikan. Hal ini menjadi dasar harapan Masini agar tim dapat terus berkembang di bawah bendera Borgo Panigale.
Tidak hanya sekadar kontrak di atas kertas, Masini berharap Ducati memberikan dukungan teknis penuh berupa dua unit motor pabrikan sekaligus untuk periode 2027-2031 mendatang.
“Saya sangat yakin bahwa impian kami ini dapat terwujud, mirip dengan apa yang kami capai pada tahun lalu. Mengenai detail teknis lainnya, kami akan mendiskusikannya secara internal bersama pabrikan. Untuk saat ini, saya merasa bangga dengan paket yang kami miliki,” tutup Masini.
Gresini Racing Perkenalkan Livery Musim 2026
Selain isu kontrak jangka panjang, tim Gresini Racing Ducati juga secara resmi memperkenalkan desain livery motor yang akan digunakan untuk musim balap 2026.
Secara visual, desain anyar ini masih mempertahankan DNA kuat tim dengan warna biru langit tradisional yang menjadi warna dominan sejak mereka beralih ke mesin Ducati pada 2022.
Namun, terdapat sentuhan segar pada desain tahun ini di mana aksen perak yang digunakan pada musim lalu kini digantikan dengan aksen warna hitam yang elegan, memberikan kesan lebih agresif dan misterius.
Komposisi pembalap pun tetap dipertahankan demi menjaga konsistensi. Alex Marquez akan memasuki musim keempatnya bersama tim ini, sementara Fermin Aldeguer memulai tahun keduanya di kelas premier sekaligus tahun keduanya memperkuat tim berjuluk Aprilia Racing Team ini.
Kedua rider menghadapi musim baru dengan kondisi dan modal yang berbeda. Alex Marquez bertekad meneruskan momentum positifnya pada 2025, di mana ia berhasil finish sebagai runner-up kejuaraan dan mengemas tiga kemenangan balapan.
“Saya merasa sangat senang dengan motor baru ini dan memiliki antusiasme tinggi untuk memulai musim baru bersama Gresini Racing. Kami berharap ini akan menjadi musim yang sarat kesuksesan, dan dari pihak kami, kami siap mengorbankan segalanya lewat kerja keras untuk mencapai target tersebut. Kami benar-benar siap untuk menantang batas kemampuan kami,” ucap Alex dengan percaya diri.
Di sisi lain, situasi Fermin Aldeguer sedikit tertatih-tatih akibat cedera patah tulang paha yang ia derita saat menjalani sesi latihan musim dingin. Aldeguer terpaksa absen dalam acara peluncuran tim lantaran masih harus menjalani proses penyembuhan intensif.
Pembalap muda Spanyol itu mengaku kecewa tidak bisa hadir namun tetap fokus pada pemulihannya. “Saya sangat merindukan tim dan motor. Sayangnya, kami harus melakukan proses ini dengan benar agar pulih total. Itu adalah tujuan utama saya saat ini, kembali ke kondisi 100 persen fit, dan baru setelah itu kami akan memikirkan untuk kembali menggeber motor. Semuanya harus dilakukan langkah demi langkah,” pungkas Aldeguer.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

23 hours ago
6
















































