Menit.co.id – Aktris Hollywood Margot Robbie tampil mencuri perhatian saat menghadiri pemutaran film Wuthering Heights di Los Angeles, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.
Kemunculannya di karpet merah langsung menyedot sorotan berkat perpaduan busana elegan, riasan wajah yang dramatis, serta perhiasan mewah bernilai fantastis.
Namun, di balik penampilan yang memukau, gaya terbaru bintang asal Australia tersebut justru memicu perdebatan di media sosial.
Gaya busana Margot Robbie saat mempromosikan Wuthering Heights dengan cepat menjadi viral. Aktris berusia 36 tahun itu mengenakan gaun couture custom rancangan Schiaparelli dari koleksi musim semi 2026.
Gaun tersebut menampilkan bodice renda dengan rok beraksen kelopak bunga, yang dirancang khusus untuk menyesuaikan nuansa romansa gotik era Victoria, selaras dengan tema film terbarunya bersama Jacob Elordi. Penampilan ini disempurnakan oleh sentuhan stylist kenamaan, Andrew Mukamal.
Tak hanya gaunnya yang menjadi perbincangan, aksesori yang dikenakan Margot Robbie juga menarik perhatian publik.
Ia terlihat mengenakan kalung legendaris Cartier Taj Mahal, perhiasan mewah berbahan emas, rubi, giok, dan berlian, dengan liontin berbentuk hati. Kalung tersebut memiliki nilai sejarah panjang yang sarat makna.
Pada liontin kalung itu terukir tulisan dalam bahasa Parsi yang berarti “Cinta itu Abadi”, serta nama Nur Jahan, perempuan pertama yang menerima perhiasan tersebut sebagai hadiah dari sang suami, Kaisar Mughal Shah Jahangir.
Seperti dilaporkan Vogue, perhiasan ini kemudian diwariskan kepada putra mereka, Shah Jahan, yang menghadiahkannya kepada istrinya, Mumtaz Mahal.
Setelah Mumtaz Mahal wafat empat tahun kemudian, Shah Jahan memerintahkan pembangunan mausoleum Taj Mahal sebagai simbol cinta dan penghormatan.
Monumen ikonik itulah yang kemudian menginspirasi penamaan berlian tersebut. Di kemudian hari, Cartier membeli kalung bersejarah itu dan desainer internalnya, Alfred Durante, mengganti tali sutra tradisional India dengan rantai emas dan rubi yang dihiasi rondel serta rumbai.
Nilai historis kalung ini semakin bertambah ketika pada 1972, presiden Cartier Michael Thomas memperlihatkannya kepada pasangan aktor Richard Burton dan Elizabeth Taylor.
Saat itu, Burton tengah mencari hadiah istimewa untuk Hari Valentine sekaligus ulang tahun Taylor yang ke-40. Ia kemudian membeli perhiasan tersebut secara diam-diam dan memberikannya kepada sang istri di Budapest.
Setelah Elizabeth Taylor meninggal dunia, kalung Taj Mahal itu dilelang dan terjual seharga US$ 8,8 juta atau setara Rp147 miliar pada Desember 2011. Meski tampak serasi dengan gaya gotik Margot Robbie, pemakaian perhiasan ini justru menuai kritik.
Di media sosial, sejumlah warganet menuding brand dan selebritas telah “mengambil” warisan budaya India. Banyak pihak memprotes penyebutan kalung tersebut sebagai milik Elizabeth Taylor, bukan Nur Jahan, serta menyerukan agar perhiasan bersejarah itu dikembalikan ke negara asalnya.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

1 day ago
4
















































