Tragis di Cremonese: Suporter Inter Luka Parah, Emil Audero Selamat dari Lemparan Petasan

1 day ago 5
Emil Audero Selamat dari Lemparan Petasan

Menit.co.id – Kejadian dramatis menimpa seorang suporter Inter Milan di markas Cremonese. Tiga jarinya putus akibat ledakan petasan yang dipegang sendiri saat laga tandang berlangsung panas.

Insiden terjadi saat oknum tersebut nekat melempar petasan ke arah kiper Emil Audero. Reaksi cepat dan ketenangan Emil Audero sempat menahan kerusuhan di lapangan, meski terkena luka sayat kecil dan bekas luka bakar akibat ledakan awal.

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, bereaksi keras usai pertandingan. Ia mengecam tindakan bodoh ini yang mencoreng nama besar klub dan menimbulkan bahaya serius bagi semua pihak.

Pertandingan sempat dihentikan sementara di Stadio Giovanni Zini karena asap tebal memenuhi tribun. Laporan dari Football Italia menyebut pelaku ingin melempar flare kedua ke lapangan, tetapi ledakan itu justru terjadi di tangannya sendiri. Akibatnya, tiga jari tangan pelaku putus.

Kondisi Emil Audero tetap stabil, dan sang kiper melanjutkan pertandingan hingga selesai. Profesionalisme Emil mendapat pujian luas dari manajemen Inter. “Kami berterima kasih atas ketenangan Emil Audero. Ia membuat pertandingan tetap bisa dimainkan sampai akhir,” ujar Marotta.

Keributan sempat pecah di tribun tandang. Suporter Inter lainnya marah karena ulah satu orang bisa membahayakan tim dan jalannya pertandingan. Identitas pelaku terungkap setelah ia mencari perawatan darurat di rumah sakit Cremona. Polisi siap menindak dan memberi larangan masuk stadion.

Marotta menegaskan, kejadian ini adalah pengalaman terburuk yang ia alami dalam kariernya. “Itu tindakan bodoh yang tidak masuk akal dan sensasional atas nama anti-sportivitas,” kata mantan petinggi Juventus itu kepada Sky Sport Italia.

Investigasi mendalam kini dilakukan pihak berwajib. Manajemen Inter menegaskan tanggung jawabnya untuk membina perilaku suporter dan mencegah kejadian serupa. “Kami ingin membangun kultur positif di kalangan fans. Insiden ini harus menjadi pelajaran terakhir,” tambah Marotta.

Selain mengecam ulah pelaku, manajemen Inter juga memberikan apresiasi khusus kepada Emil Audero. Sang kiper dinilai tetap profesional dan mampu menjaga fokus meski berada di bawah ancaman serius. “Perilaku Emil Audero menjadi contoh bagaimana profesionalisme dan ketenangan dapat menenangkan situasi kritis,” tutup Marotta.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |