Pesawat Smart Air PK-SNR Diserang Usai Mendarat, Penumpang Selamat

11 hours ago 7
Pesawat Smart Air

Menit.co.id – Aparat kepolisian masih berupaya menjangkau lokasi insiden penembakan Pesawat Smart Air bernomor registrasi PK-SNR yang terjadi di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Peristiwa yang diduga melibatkan kelompok bersenjata tersebut terjadi tidak lama setelah pesawat mendarat.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa kondisi geografis di wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas untuk mencapai titik kejadian.

Akses transportasi dan medan yang sulit disebut memperlambat respons awal di lapangan.

“Polda Papua bersama personel Operasi Damai Cartenz 2026 saat ini melakukan konsolidasi untuk merespons kejadian tersebut. Diharapkan tim bisa segera tiba di lokasi dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan akses yang ada,” ujar Johnny dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan laporan awal yang diterima, insiden terhadap Pesawat Smart Air itu mengakibatkan dua korban jiwa yang merupakan pilot dan kopilot. Sementara itu, seluruh penumpang dilaporkan selamat.

“Informasi dari lapangan, kedua pilot meninggal dunia. Sedangkan 13 penumpang, termasuk satu balita, dalam keadaan selamat,” kata Johnny.

Pesawat Smart Air tersebut diketahui mengangkut 13 penumpang dalam penerbangan menuju wilayah Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Insiden terjadi sesaat setelah pesawat mendarat di bandara setempat.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan telah menerima laporan awal terkait penembakan Pesawat Smart Air dan saat ini masih melakukan verifikasi lanjutan.

“Kemenko Polkam sudah mendapatkan informasi awal dan saat ini dilakukan pengecekan lebih lanjut. Kami menunggu informasi lebih detail dari satuan kewilayahan setempat,” ujar Kabiro Humas dan Data Kemenko Polkam, Brigjen TNI Inf Honi Havana.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat di tingkat kabupaten dan distrik. Ia menyebut bandara tempat Pesawat Smart Air mendarat merupakan bandara kecil di tingkat distrik/kecamatan, sehingga membutuhkan pengamanan tambahan.

“Kami masih melakukan koordinasi, mengingat lokasi bandara berada di wilayah distrik,” ujarnya.

Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana membenarkan adanya insiden penembakan tersebut. Ia menyatakan laporan awal menyebutkan pesawat ditembak sekitar pukul 11.00 WIT.

“Benar, sekitar pukul 11.00 WIT pesawat yang membawa 13 penumpang ditembak. Pilot dan kopilot dilaporkan meninggal dunia,” kata Wisnu.

Hingga saat ini, aparat keamanan masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penembakan Pesawat Smart Air tersebut.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |